POSKOTA.CO.ID - Pemerintah kembali menggulirkan saldo dana bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) bagi masyarakat yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Jika Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP kamu termasuk dalam daftar penerima yang telah diverifikasi, maka ada peluang besar bahwa saldo Rp800.000 segera cair ke rekeningmu.
Pencairan bansos ini menjadi perhatian luas, terutama setelah pemerintah melakukan validasi terbaru untuk memastikan bahwa bantuan hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar memenuhi syarat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bagi masyarakat yang sebelumnya hanya menerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), kini berkesempatan mendapatkan tambahan bantuan melalui skema PKH.
Pemerintah berharap program ini dapat membantu mengurangi beban ekonomi keluarga, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok dan dampak inflasi yang masih terasa pascapandemi.
Sebagai bagian dari program perlindungan sosial, bansos PKH tidak hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin dan rentan, terutama dalam akses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga.
Pencairan Saldo Dana Bansos PKH melalui BRI
Berdasarkan laporan dari kanal YouTube Gania Vlog, sejumlah KPM telah melaporkan bahwa saldo bansos sebesar Rp800.000 mulai masuk ke rekening mereka melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang terhubung dengan Bank BRI.
Pencairan bantuan ini dilakukan setelah proses verifikasi ulang oleh Kementerian Sosial (Kemensos) terhadap data penerima.
Sebelumnya, beberapa KPM hanya menerima BPNT, namun setelah melalui validasi terbaru, sebagian dari mereka kini memenuhi syarat tambahan untuk mendapatkan bansos dalam bentuk PKH dengan nominal lebih besar.
Jika Anda termasuk dalam daftar penerima yang telah lolos verifikasi, maka saldo bantuan akan ditransfer secara bertahap sesuai dengan jadwal pencairan yang telah ditetapkan pemerintah.
