POSKOTA.CO.ID - Pencairan saldo dana bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap awal masih dinantikan oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus berkomitmen untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan dengan berbagai program bansosnya.
Salah satu program yang saat ini banyak dirasakan oleh masyarakat adalah bansos BPNT yang memberikan bantuan berupa saldo Rp200.000 per bulan yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan.
Penerima bansos BPNT adalah mereka yang NIK e-KTP telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.
Jadwal Penyaluran Bansos BPNT Tahap 1 Tahun 2025
Ditinjau dari informasi yang disampaikan oleh kanal YouTube Info Bansos, 2 Februari 2025, dalam aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS) bahwa penyaluran bansos BPNT akan dilakukan untuk tiga bulan.
Tidak seperti penyaluran bansos BPNT di tahun sebelumnya, pada tahun ini KPM akan menerima pencairan saldo dana bansos langsung untuk tiga bulan dengan nominal Rp600.000.
"Berdasarkan pantauan dari SIKS-NG, bantuan PKH dan BPNT akan disalurkan per tiga bulan, sehingga untuk BPNT per tiga bulan itu dipastikan adalah Rp600.000," ungkap pemilik kanal Info Bansos.
Dana bansos ini pun akan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan PT Pos Indonesia bagi KPM yang belum menerima KKS pada saat pembukaan rekening tahun 2024.
Di samping itu, untuk progres penyaluran bansos BPNT saat ini telah memasuki verifikasi rekening KPM, yang artinya nama dan nominal bansos sudah ditetapkan oleh pemerintah untuk pencairan tahap awal ini.
