NIK e-KTP Teradata DTKS Terncantum Dapatkan Saldo Bansos Rp400.00 dari BPNT Alokasi November - Desember 2024, Cek Status Pencairannya Sekarang!

Sabtu 14 Des 2024, 17:43 WIB
NIK e-KTP Teradata DTKS Terncantum Dapatkan Saldo Bansos Rp400.00 dari BPNT Alokasi November - Desember 2024 (PosKota/Nur Rumsari)

NIK e-KTP Teradata DTKS Terncantum Dapatkan Saldo Bansos Rp400.00 dari BPNT Alokasi November - Desember 2024 (PosKota/Nur Rumsari)

POSKOTA.CO.ID - Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Tanda Penduduk Eelektrronik (e-KTP) yang terdata DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) akan cairkan saldo bansos Rp400.000 dari BPNT alokasi November Desember 2024.

Hingga sampai saat ini, pemerintah masih terus mengupayakan penyaluran dana bansos BPNT kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kementrian Sosial (Kemensos) sebagai penyelenggara program juga akan memberikan dana bansos, kepada masyarakat yang sudah dinyatakan jadi penerima.

Masyarakat yang berhak mencairkan saldo bansos BPNT ialah mereka yang data NIK KTP sudah terdaftar di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) sebagai KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Sampai saat ini, KPM masih terus menantikan pencairan saldo bansos BPNT alokasi November - Desember 2024.

Melasir kanal YouTube CAHAYA BANSOS, terpantau hari ini 14 Desember 2024, saldo banos BPNT alokasi November - Desember 2024  sudah mulai banyak cair di KKS melalui Bank Mandiri senilai Rp400.000.

KPM yang belum mencairkan dana bansos BPNT, dpat segera mengecek secara berkala dan pastikan KKS yang dimiliki masih aktif. 

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah salah satu bansos yang ditujukan untuk keluarga miskin atau rentan miskin.

Bansos ini diharapkan, dapat mensejahterakan kebutuhan ekonomi pangan masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan,

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan dicairkan pemerintah melalui KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) milik KPM yang sudah terhubung dengan Bank Himbara yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, atau BSI.

Penyaluran dana bansos diberikan sebesar Rp200.000 per bulan  atau Rp400.000 per dua bulan satiap tahapnya.

Berita Terkait

News Update