Nominal tersebut merupakan ganti rugi untuk sepeda motor Pegi yang ditahan ditambah penghasilannya sebagai kuli bangunan.
"Kurang lebih Rp175 juta dari dua sepeda motor yang ditahan Polda Jabar dengan ditambah penghasilan setiap bulan Rp5 juta sebagai kuli bangunan yang terhenti selama tiga bulan,” jelas Toni.
Toni menyebut, pihaknya juga akan menuntut ganti rugi secara immateril. Ini karena rasa malu yang didapat Pegi dan keluarganya karena ditetapkan sebagai tersangka.
Sementara itu, untuk nominal tuntutan ganti rugi secara immateril masih akan dibahas lebh lanjut oleh tim kuas hukum yang lainnya.