Polri Siagakan 7.783 Personel Amankan Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024 Di Gedung MK

Minggu 21 Apr 2024, 22:15 WIB
Teks foto: Gedung MK. (ist)

Teks foto: Gedung MK. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 7.783 Personel dalam rangka pengamanan kegiatan masyarakat yang akan menyampaikan pendapat di muka umum terkait hasil Putusan Sengketa Pemilu 2024 yang akan dibacakan pada Senin, 22 April 2024, besok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, Dari 7783 Personel yang disiagakan akan dibagi di beberapa Sektor.

"Antara lain Sektor MK, Sektor Bawaslu RI Dan Sektor Mona," ujarnya kepada wartawan, Minggu 21 April 2024.

Ade Ary menambahkan rekayasa lalu lintas nantinya bersifat situasional tergantung kondisi di lapangan. Jika eskalasi meningkat dan diperlukan, selanjutnya, akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas.

“Maka kami imbau untuk masyarakat yang akan melintas di depan Gedung MK untuk mencari jalan alternatif lainnya karena akan ada aksi penyampaian pendapat di depan gedung MK” tambahnya.

Lebih lanjut Ade Ary mengimbau kepada para peserta aksi unjuk rasa untuk memperhatikan hak-hak masyarakat lain.

“Tentunya harus memperhatikan hak-hak masyarakat lainnya, sehingga aturan dalam undang-undang memberikan persetujuan di muka umum harap dipatuhi," imbuhnya.

Ia menegaskan kepada seluruh Personil yang terlibat Pengamanan untuk selalu bertindak persuasif, tidak terprovokasi, mengedepankan negoisasi, pelayanan yang humanis serta laksanakan tugas sesuai Prosedur.

Diketahui, MK telah mengirim delapan surat panggilan kepada semua pihak untuk hadir dalam pembacaan putusan perihal sengketa pemilu 2024, besok Senin 22 April 2024.

"Ada delapan surat yang kita kirimkan," kata Juru Bicara MK Fajar Laksono kepada wartawam, Jumat 19 April 2024.

Para pihak yang diminta hadir yakni pemohon I yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, pemohon II yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD, kemudian termohon yakni KPU, pihak terkait yakni tim hukum pembela Prabowo-Gibran, dan Bawaslu RI. 

Meski bersifat terbuka, Fajar menegaskan hanya pihak-pihak yang berkepentingan yang bisa hadir dalam ruang sidang nanti.

Adapun dalam sidang putusan besok, setiap pihak akan mendapatkan jatah 14 kursi orang yang boleh mengikuti secara langsung. (Pandi)

Berita Terkait

News Update