ADVERTISEMENT

Obrolan Warteg: Dulu Viral TTM, Kini TSM

Rabu, 3 April 2024 05:17 WIB

Share
Ilustrasi Obrolan Warteg. (Poskota/Yudhi Himawan)
Ilustrasi Obrolan Warteg. (Poskota/Yudhi Himawan)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

DULU, istilah TTM sangat populer. Kata yang diangkat dari judul lagu Teman Tapi Mesra (TTM) itu acap dijadikan bahan obrolan semua kalangan, baik remaja, muda hingga yang tua. Banyak pengguna handphone menjadikan lagu TTM sebagai nada sambung alias RBT.

Kini, lagi viral istilah TSM. Tapi ingat, meski sama-sama singkatan, bukanlah sebuah judul lagu. TTM itu soal seni musik, kalau TSM urusan politik.

“Saya paham TSM itu singkatan dari Terstruktur, Sistematis dan Masif,” tanya Heri mengawali obrolan warteg jelang buka puasa bersama sohibnya, mas Bro dan Yudi.

“Betul, TSM itu sebagai rumusan atas penilaian atau dugaan bahwa kecurangan pemilu 2024 terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif. Rumusan ini pula yang dijadikan bahan gugatan kontestan pilpres kepada Mahkamah Konstitusi ,” tambah Yudi.

 

Seperti diketahui, Tim Hukum Pasangan Capres-Cawapres no urut 1 dan 3, telah mengajukan gugatan persengketaan hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Gugatan diajukan, dengan tuduhan adanya kecurangan secara terstruktur, sistematis dan masif. Karenanya, penggugat memohon MK mendiskualifikasi pasangan capres-cawapres nomor urut 2. Dan, meminta adanya pilpres ulang yang hanya diikuti paslon nomor urut 1 dan 3.

“Bagaimana kira-kira hasilnya?,” tanya Heri.

“Sekarang masih berproses di MK. Kita sebagai orang awam, tidak perlu memberi penilaian, menduga dan memprediksi hasilnya karena bukan ahlinya,” kata mas Bro.

“Kalau ikut komen di medsos boleh dong?,” tanya Heri.

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT