ADVERTISEMENT

DBD di Kabupaten Tangerang Tembus 600 Kasus dalam 1 Bulan, 4 Meninggal

Selasa, 5 Maret 2024 14:20 WIB

Share
Ilustrasi nyamuk Aedes. Sebanyak 600 kasus DBD terjadi di Kabupaten Tangerang dalam 1 bulan. (Foto: Freepik)
Ilustrasi nyamuk Aedes. Sebanyak 600 kasus DBD terjadi di Kabupaten Tangerang dalam 1 bulan. (Foto: Freepik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Selama periode Februari 2024, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 600 kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi di wilayah tersebut.

Kepala dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tangerang, dr Achmad Muchlis menyebutkan, dari 600 kasus yang terjadi, empat pasien di antaranya meninggal dunia.

"Periode Februari terdapat 600 kasus DBD. Dan dari kasus itu ada empat kasus meninggal dunia," kata dr Muclis di Tangerang, Selasa, 5 Maret 2024.

Menurutnya, lonjakan kasus DBD pada awal tahun 2024 tergolong tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dimana, katanya, pada bulan Januari terdapat kurang lebih sebanyak 500 hingga 600 kasus.

Jumlah tersebut, hampir menyamai jumlah kasus pada bulan Februari yang mencapai sebanyak 600 kasus. Kendati, jika ditotal secara keseluruhan dalam dua bulan terakhir itu bisa mencapai 1.200 kasus DBD.

"Jadi jumlah 600 kasus itu terhitung dari bulan Januari, dan pada Februari kasus DBD itu jumlahnya hampir sama yaitu 600 kasus," ungkapnya. 

Ia menyampaikan, sebagian besar pasien DBD dialami oleh segala usia mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia (lansia). Dari seluruh pasien DBD itu dilakukan perawatan di seluruh fasilitas kesehatan daerah, baik Puskesmas maupun rumah sakit.

Dari ratusan kasus DBD yang tercatat selama dua bulan terakhir itu, terdapat empat pasien dilaporkan meninggal dunia.

"Iya, total ada empat pasien meninggal dunia, di antaranya dari wilayah Panongan, Jambe dan Cikupa," pungkasnya. (Veronica Prasetio)

ADVERTISEMENT

Reporter: Veronica Prasetio
Editor: Firman Wijaksana
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT