ADVERTISEMENT

Wakil Ketua DPR: RUU DKJ Atur Pilkada Jakarta Dipilih Rakyat Langsung

Senin, 4 Maret 2024 18:18 WIB

Share
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.(Istimewa)
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.(Istimewa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menegaskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, tetap dipilih rakyat secara langsung. 

Hal itu Dasco sampaikan sebagai merespons atas progres pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Khusus Jakarta (DKJ) setelah Ibu Kota Negara dipindahkan ke IKN Nusantara di Pulau Kalimantan.

"Perlu saya tegaskan bahwa pembahasan dalam UU DKJ bahwa baik pemerintah maupun partai politik itu mempunyai keinginan yang sama bahwa Gubernur Daerah Khusus Jakarta akan dipilih langsung seperti pilkada-pilkada di daerah lain," kata Dasco, Senin (4/3/2024).

Dasco menepis isu adanya informasi yang menyatakan adanya pemilihan gubernur melalui mekanisme lain. Dirinya menegaskan bahwa itu adalah hal yang keliru.

Sebab, menurutnya, pemerintah maupun partai politik (parpol) memiliki keinginan yang sama untuk menggelar pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada November 2024

"Jadi, kalau ada informasi yang menyatakan bahwa untuk Gubernur Daerah Khusus Jakarta itu ditetapkan dengan mekanisme yang lain, itu adalah pendapat yang keliru dan mungkin belum ter-update perkembangan terkini," jelas Politisi Fraksi Partai Gerindra itu.

Dasco menekankan pemerintah dan DPR telah sepakat dalam pembahasan RUU DKJ bahwa pemilihan gubernur akan dipilih langsung oleh rakyat. Kesepakatan itu telah dicapai sebelum masa reses.

"Jadi sebelum reses, DPR RI telah bersepakat dengan pemerintah bahwa pembahasan UU Daerah Khusus Jakarta, Gubernur Daerah Khusus Jakarta akan dipilih melalui mekanisme pemilihan langsung oleh rakyat atau pilkada," ujarnya.

Diketahui, DPR telah menerima Surat Presiden (Surpres) tentang kelanjutan pembahasan RUU DKJ. Di sisi lain, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR, Achmad Baidowi mengatakan belum menerima penugasan untuk membahas RUU itu.

"Sampai saat ini belum ada penugasan ke Baleg untuk membahas RUU DKJ, kita tunggu aja rapat Badan Musyawarah (Bamus)," kata sosok yang kerap disapa Awiek dalam keterangannya, Senin (4/3/2024).

Halaman

ADVERTISEMENT

Reporter: Rizal Siregar
Editor: Febrian Hafizh Muchtamar
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT