ADVERTISEMENT

Timah Panas Bersarang di Kaki, 2 Jambret di Kelapa Gading Tak Berkutik Dibekuk Polisi

Senin, 4 Maret 2024 18:42 WIB

Share
kawanan jambret yang kerap beraksi di wilayah Kelapa Gading. (ist)
kawanan jambret yang kerap beraksi di wilayah Kelapa Gading. (ist)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA , POSKOTA.CO.ID-  Dua dari tiga pelaku penjambretan di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara diberi tindakan tegas terukur oleh polisi dengan timah panas bersarang di kakinya. Keduanya berinisial AR, MS.

Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Maulana Mukarom mengatakan, tiga pelaku merupakan komplotan jambret yang selalu melakukan aksinya di kawasan tersebut. Dalam menjalankan aksinya pelaku mempersenjatai diri dengan sebilah senjata tajam (sajam).

Maulana Mukarom penangkapan terhadap tiga tersangka berawal dari viralnya di media sosial aksi penjambretan yang dilakukan tiga orang tersebut di kawasan Perintis Kemerdekaan. Dimana dalam video tersebut pelaku mengacungkan senjata tajam kepada korbannya pengemudi taksi daring, sambil merampas telepon genggamnya.

"Pelaku ini beraksi di saat macet. Ketika ada mobil yang kacanya dibuka, ini menjadi target pelaku. Jika sudah berhasil mengambil barang berharga, pelaku langsung menunjukkan senjata tajam miliknya agar korban tidak mengejar," ucap Kapolsek, Senin (4/3/2024).

Lebih lanjut Maulana juga mengucapkan terimakasih kepada warga masyarakat yang telah melaporkan adanya aksi jambret di Jalan Perintis Kemerdekaan melalui media sosial. Selanjutnya, dari laporan tersebut petugas melakukan penyelidikan dengan melakukan pemantauan di lokasi.

"Dari hasil observasi lapangan, kita dapati dua orang pelaku. Namun saat akan ditangkap pelaku berusaha melarikan diri sehingga diberi tindakan tegas terukur," ucap Kapolsek.

Dari pengakuan tersangka, komplotan ini sudah beraksi sebanyak 15 kali di lokasi yang sama. Modus yang digunakan juga sama.

Terakhir, Kapolsek menghimbau kepada para pengendara untuk lebih waspada saat berkendara, terutama saat dalam kondisi macet. Selalu tutup kaca mobil Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara. (yahya)

 

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT