ADVERTISEMENT

Pakar TI Agus Maksum: KPU Terlibat Kecurangan pada Pilpres 2024

Sabtu, 2 Maret 2024 16:30 WIB

Share
Ilustrasi server Sirekap. (ist)
Ilustrasi server Sirekap. (ist)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pakar teknologi informasi Agus Maksum memgatakan, bahwa ada modus kecurangan perhitungan suara Pilpres 2024 dan menuding Komisi Pemilihan Umum (KPU) terlibat.

Menurut Maksum, perhitungan suara KPU menggunakan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) sengaja dibuka celah, sehingga intruder atau ‘penyusup’ diizinkan masuk untuk mengotak-atik data atau suara yang masuk. 

Adapun, server Sirekap itu berada di Tiongkok di bawah anak perusahaan grup Alibaba.

‘Penyusup’ yang dimaksud Maksum adalah bukan orang melainkan perangkat lunak (software) yang sudah diset hasil perhitungan suara Pilpres 2024.

Akibatnya, ada penggelembungan suara di tingkat tempat pemungutan suara (TPS). Disebutkan, ditemukan di salah satu TPS jumlah suara untuk paslon nomor 02 mencapai 136.000.

Padahal, sesuai UU Pemilu Nomor 7/2017 bahwa jumlah pemilih pada daftar pemilih tetap (DPT) 300 orang plus 2%. Ini berarti maksimal jumlah suara pada satu TPS adalah 306.

“Jadi desainnya, harusnya KPU itu mengunci suara di setiap TPS 306, harusnya beritahu ke developer aplikasi untuk dikunci di angka 306 sehingga tidak ada orang yang memasukkan angka melebih itu,” kata Maksum, dikutip Sabtu  (2/3/2024).

Ketika suara paslon nomor 01 dan paslon nomor 03 masuk, maka ‘penyusup’ akan mengubah persentase perhitungan suara dengan cara masuk ke dalam salah satu TPS yang tidak rapih, sehingga menghasilkan 136.000 suara.

Dikatakan, celah pada Sirekap yang tidak dikunci, sehingga ada peluang jumlah suara melampaui jumlah DPT, telah diakui Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari dengan menyatakan terjadi kesalahan, tapi pengakuan itu tidak tulus alias tricky.

Alasannya, pihak KPU menyalahkan OCR, kamera pembaca karakter berupa angka, sehingga kesalahan bukan pada administrasi Sirekap tetapi kesalahan pada OCR yang salah membaca angka.

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT