ADVERTISEMENT

Polisi Cek CCTV di Tol Ancol, Buru Sosok 'Mami' Buntut Kasus Gadis Asal Sumbar Dibuang

Sabtu, 24 Februari 2024 16:19 WIB

Share
Ilustrasi. Polisi cek CCTV kasus gadis belia dibuang di kolong Tol Ancol.
Ilustrasi. Polisi cek CCTV kasus gadis belia dibuang di kolong Tol Ancol.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polisi memeriksa CCTV di kawasan Tol Ancol, tempat dibuangnya gadis belia 14 tahun asal Sumatera Barat (Sumbar). Gadis tersebut diduga sengaja dibuang oleh seorang 'mami' mucikari.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Hady Saputra Siagian mengatakan tim di lapangan masih terus menyelidiki kasus seorang gadis yang dibuang di Tol Ancol.

"Sedang kami cek," ujar Hady kepada wartawan, Sabtu (24/2/2024).

Hady menyebutkan pihaknya menyisir dan mengecek kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi satu per satu. Pengecekan CCTV itu, lanjut Hady, untuk memastikan terkait gadis yang dibuang 'mami' di Tol Ancol.

"Sedang kita selidiki satu per satu. Ada informasi bahwa dia turunnya di sini, ada yang bilang turunnya di sini jadi belum sinkron," tukasnya.

Hady mengatakan polisi juga akan menemui orang yang pertama kali menemukan gadis berusia 14 tahun itu. Hady menyebut pihaknya ingin merunut kejadian saat pertama kali gadis asal Sumbar itu ditemukan.

"Kita juga mau ketemu orang yang pertama menemukan, karena kan dia sempat beberapa di rumah ibu itu. Kita mau tahu dia turunnya di mana, arah mana, diurut dulu satu-satu," tutupnya.

Sebelumnya, seorang warga berhasil menyelamatkan gadis berusia 14 tahun asal Sumbar yang diduga dibuang rombongan 'Mami' di kolong Tol Ancol. Kepada petugas Dinas Sosial, korban mengaku akan dijual ke lelaki hidung belang.

Korban berhasil diselamatkan seorang pedagang bernama Wahati (50) yang pertama kali yang menemukan korban. Setelah itu diserahkan ke petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Utara.

"Diketahui korban dibuang di jalan tol oleh pria berbadan besar, korban dibawa oleh seorang ibu yang mengaku akan menjualnya untuk melayani om-om tak dikenal," ujar Kasudin Sosial Jakarta Utara Rizqon Hermawan.

Halaman

ADVERTISEMENT

Reporter: Angga Pahlevi
Editor: Firman Wijaksana
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT