ADVERTISEMENT

Sidang Perdana Praperadilan Aiman Witjaksono: Kuasa Hukum Minta Barang Bukti Dikembalikan dan Penyidikan Dibatalkan

Senin, 19 Februari 2024 20:33 WIB

Share
Jubir TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Aiman Witjaksono bersama kuasa hukumnya seusai sidang perdana praperadilan di PN Jaksel pada Senin (19/2/2024).(Istimewa)
Jubir TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Aiman Witjaksono bersama kuasa hukumnya seusai sidang perdana praperadilan di PN Jaksel pada Senin (19/2/2024).(Istimewa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar sidang praperadilan perdana Juru Bicara Tim Pemenangan (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Aiman Witjaksono, Senin (19/2/2024).

Tim kuasa hukum Aiman, Finsensius Mendroga meminta penyidik Polda Metro Jaya mengembalikan ponsel serta empat barang bukti lain milik kliennya. Dia juga meminta, proses penyidikan dihentikan.

"Kepada termohon agar untuk mengembalikan barang bukti yang disita dari pemohon," ujar Finsensius dalam persidangan di PN Jaksel, Senin (19/2/2024).

Selain itu dalam pembacaan permohonannya, lanjut Finsensius meminta agar barang bukti milik Aiman Witjaksono agar dikembalikan secepatnya usai putusan sidang praperadikan saat dibacakan nanti.

"Dikembalikan kepada pemohon paling tiga hari terhitung sejak adanya putusan praperadilan ini," tutur Wakil Direktur Eksekutif Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud itu.

Finsensius merincikan, barang bukti yang disita penyidik, antara lain ponsel merek Xiaomi, SIM Card, akun email, dan akun Instagram. Menurut dia, penyitaan keempat barang bukti itu tak ada kaitannya dengan perkara yang kini dituduhkan kepada Aiman.

"Untuk hal ini, pernyataan Aiman disebarkan melalui media massa, bukan melalui barang bukti yang disita penyidik. Tak hanya itu, kata sandi akun-akun Aiman itu juga telah diubah oleh penyidik," bebernya.

Adapun Aiman mengaku di hadapan wartawan, dalam upayanya membongkar dugaan kecurangan Pemilu 2024, dirinya menggunakan beberapa sumber dari media massa nasional tepercaya.

Lalu, dia juga mengambil sumber dari akun-akun media di kanal YouTube sebaga bahan referensi.

Sementara Finsensius menambahkan, Aiman masih berstatus wartawan sehingga dilindungi UU Pers, sehingga kliennya memilii hak tolak untuk mengungkapkan narasumbernya.

Halaman

ADVERTISEMENT

Reporter: Angga Pahlevi
Editor: Febrian Hafizh Muchtamar
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT