ADVERTISEMENT

Kerap Dihina Miskin Oleh Pak Lurah, Puluhan Petugas PPSU Kelurahan Ancol Banting Sapu Hingga Mogok Kerja

Senin, 19 Februari 2024 19:14 WIB

Share
Kerap dihina miskin oleh pak Lurah, puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ancol menggelar aksi banting sapu hingga mogok bekerja. (Ist)
Kerap dihina miskin oleh pak Lurah, puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ancol menggelar aksi banting sapu hingga mogok bekerja. (Ist)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kerap dihina dengan menyebut kata-kata miskin oleh seorang Lurah, puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ancol, menggelar aksi protes. 

Puluhan petugas PPSU itu melakukan protes dengan cara mogok kerja hingga membanting sapu di Jalan Lodan Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Senin, 19 Februari 2024.

Satu diantara petugas PPSU, Fajar mengatakan, protes ini dilakukan karena Lurah Ancol, Saud Maruli Manik, kerap mencemooh dirinya dan petugas pasukan oranye lain, saat apel.

"Jadi gini, setiap apel itu Pak Lurah itu selalu memarahi kita. Apalagi, yang kita nggak enak hati kan, dengan kata-kata miskin," kata Fajar kepada wartawan di lokasi, Senin (19/2/2024).

Fajar berujar, bahwa tak hanya menyebut kata-kata  miskin, Lurah Ancol pun bahkan kerap mencemooh petugas PPSU untuk tidak merokok karena dinilai miskin. Hal itu membuat hati petugas PPSU teriris.

Bahkan, tidak sampai di situ, satu diantara petugas PPSU juga sempat dihina, hanya karena yang bersangkutan tidak memiliki kendaraan roda dua.

"Ada salah satu teman saya yang dibagikan di RW 10. Nah dia ditanyakan hal itu, kamu ada motor atau tidak, beliau menjawab tidak, dan dikatakan dasar kau miskin," paparnya.

Para petugas PPSU Kelurahan Ancol itu berharap pimpinannya tidak berbuat seperti itu. Apalagi dengan melontarkan kata-kata miskin yang membuat sakit hati para petugas PPSU. (Pandi)

 

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT