ADVERTISEMENT

5 ART Masih di Bawah Umur Asal Brebes, Jawa Tengah, Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oleh Majikan di Jatinegara, Jakarta Timur

Minggu, 18 Februari 2024 17:45 WIB

Share
Foto : Ilustrasi penganiayaan terhadap anak di bawah umur. (Ist).
Foto : Ilustrasi penganiayaan terhadap anak di bawah umur. (Ist).

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID -  Sebanyak lima orang Asisten Rumah Tangga (ART) yang ternyata masih anak di bawah umur, dianiaya majikannya di Jatinegara, Jakarta Timur.

Tak hanya dianiaya, korban pun dipaksa bekerja hingga mereka baru bisa merasakan istirahat beberapa saat di pagi hari, serta tidak diberikan makan secara layak.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur AKP Sri Yatmini mengatakan kasus ini terungkap setelah para korban yang berasal dari Brebes, Jawa Tengah itu kabur.

"Pengakuan anak korban yang bersangkutan itu tidak diberikan hal-hal yang layak lah, contohnya yang bersangkutan suruh bekerja izin ke tuannya itu sampai jam 5 pagi," kata Sri kepada wartawan, Jumat (16/2/2024).

"Jadi untuk makannya sendiri juga dibatasi sehingga anak-anak (korban) ini ya kelihatan kurus," sambungnya.

Dijelaskan Sri, informasi awal yang didapat bahwa kelima ART masih di bawah umur tersebut menempati rumah bekas praktek seorang dokter. Namun setelah ditelusuri, dokter yang dimaksud sudah meninggal.

"Memang pada saat itu ditempati oleh dokter salah satu dari keluarga itu, namun demikian, dokter tersebut diinformasikan keluarganya sudah meninggal, jadi itu sudah tidak digunakan untuk praktik. Akhirnya pelaku saja dengan salah satu ibu yang diduga pelaku," katanya.

Lebih lanjut Sri mengatakan bahwa kelima ART masih di bawah umur itu saat diamankan pihak kepolisian, kondisinya cukup memprihatinkan.

Bahkan satu diantara korban, terpaksa mendapat perawatan di rumah sakit, karena korban berupaya kabur dengan cara melompat dari rumah majikannya.

"Anak tersebut mendapatkan pendampingan, mendapatkan layanan psikologis, bahkan kesehatan, karena pada saat korban ini berusaha kabur dari rumah itu, dia lompat, sehingga mengalami luka atau cedera, dan kami dari unit PPA sudah memberikan perawatan ke salah satu RS di wilayah Jaktim," jelas Sri.

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT