JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyebut telah menyalurkan bantuan medis senilai USD2 juta berupa obat-obatan untuk warga Gaza di Palestina di tengah bombardir Israel.
Menlu Retno Marsudi memastikan akan terus memberikan bantuan terhadap warga Gaza di Palestina. Hal itu sebagai bentuk kemanusiaan Indonesia terhadap warga Palestina.
“Sifat bantuan disesuaikan dan tergantung masalah di lapangan,” katanya di Media Center Indonesia Maju, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2024).
"Barang yang dikirim berupa obat-obatan. Jadi sekali lagi barang yang dikirim akan disesuaikan dengan kebutuhan," tambah Retno.
Retno berujar pihaknya telah berkoordinasi dengan lembaga United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) untuk mengirim bantuan. Sebab, lembaga tersebut berfokus untuk menangani para pengungsi Palestina pasca dibombardir oleh Israel di tahun 2023 lalu.
Bahkan, di tahun 2024 Indonesia akan memberikan bantuan tiga kali lipat kepada para pengungsi atau warga Palestina di Gaza.
"Artinya kalau kita menyumbang ke UNRWA maka akan disalurkan kepada pengungsi Palestina," tukasnya.
Terhadap masalah Gaza, Retno menegaskan bila pemerintah akan tetap mendukung kemerdekaan Indonesia. Langkah itu dibuktikan dibeberapa forum, mulai dari sidang umum PBB hingga pertemuan internasional, termasuk pertemuan antar Menlu dunia di Jenewa, Swiss.