JAKARTA, POSKOTA.CO.ID- Gempa bumi berkekuatan 7,6 Skala Richter yang menyebabkan tsunami setinggi 1,2 meter melanda Kota Ishikawa Jepang pada Senin (1/1/2024).
Gempa tersebut diperkirakan akan menyebabkan tsunami dengan gelombang yang lebih besar, yakni setinggi tiga meter, setelah lebih dari 80 gempa bumi mengguncang wilayah tersebut.
Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida, meminta warga yang berpotensi terdampak tsunami untuk segera mengungsi setelah gempa terjadi.
“Warga harus tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan saya menghimbau masyarakat yang berada di daerah yang diperkirakan akan terjadi tsunami untuk segera mengungsi,” katanya dikutip Sky News, Selasa (2/1/2024).
Seorang pemadam kebakaran di Kota Wajima menyebut, setidaknya terdapat 30 bangunan telah runtuh di Ishikawa sejauh ini.
Terdapat warga yang dilaporkan masih terjebak di bawah runtuhan bangunan yang runtuh akibat gempa tersebut.
Tak hanya itu, puluhan warga lainnya juga terpaksa harus hidup tanpa adanya aliran listrik, usai gempa sekaligus tsunami tersebut terjadi.
Perlu diketahui, gempa tersebut merupakan yang terkuat di kawasan itu sejak lebih dari empat dekade terakhir, yakni pada peringatan tsunami besar pertama di 2011 lalu.
Peringatan adanya tsunami pun sebelumnya telah dikeluarkan untuk Ishikawa dan prefektur di sekitarnya.
Selain itu, peringatan tingkat rendah lainnya untuk warga yang berada wilayah pesisir barat Pulau Honshu juga telah dibuat.