Mahfud MD Sebut Indonesia Emas 2024 Tak Tercapai, Bila 2 Aspek Ini Gagal Dijalankan

Sabtu, 9 Desember 2023 16:12 WIB

Share
Menkopolhukam Mahfud MD. (Ist)
Menkopolhukam Mahfud MD. (Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Cawapres Mahfud MD menyatakan bahwa Indonesia tidak akan mencapai status Emas 2045 jika penegakan hukum dan keadilan tidak ditegakkan dengan baik. Ia menekankan bahwa kedua aspek itu harus ditegakkan dengan serius.

"Saudara-saudara, tadi saya katakan itu semua (Indonesia Emas 2045) baru akan tercapai kalau hukum dan keadilan betul-betul diterapkan," tutur Mahfud saat berbicara dalam acara Dialog Kebangsaan bersama pelajar dan mahasiswa Indonesia di Kuala Lumpur, Jumat (8/12/2023).

Menkopolhukam melanjutkan pernyataan calon presiden, yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) pada tahun 2018, Prabowo Subianto, yang mengatakan bahwa Indonesia akan bubar pada tahun 2030. Mahfud setuju dengan pandangan tersebut jika penegakan hukum dan keadilan tidak diterapkan secara benar.

 

"Pada tahun 2018, ada diskusi besar yang dipicu oleh pernyataan Pak Prabowo. Waktu itu 2018 ya, bukan sekarang. Saya nggak bicara sekarang. 2018, Pak Prabowo begitu, tahun 2030 Indonesia akan bubar. Kenapa? Ribut orang. Loh, ini sebenarnya dihitung secara Indonesia itu 2045 Indonesia emas, tapi Pak Prabowo bilang 2030 kalau negara kayak gini, ini bubar. Kenapa, Pak Prabowo? Timbul perdebatan sengit di masyarakat," ujarnya.

Mahfud menjelaskan bahwa Prabowo menyampaikan pandangannya itu setelah membaca novel karya seorang ahli strategi Amerika Serikat. Saat itu, Prabowo diserang oleh banyak pihak, namun Mahfud membela pandangan tersebut.

 

"Pak Prabowo yang membaca sebuah buku karya PW Singer (dan August Cole). Judulnya Ghost Fleet. Barisan Hantu. Di dalamnya, disebut dalam satu paragraf bahwa pada tahun 2030 ketika dunia sudah dikuasai oleh artificial intelligence (AI), Indonesia sudah tidak ada di dunia. Maka bentuk-bentuk peperangan akan terjadi seperti ini," ucapnya.

"Loh, sesudah ditanya buku apa itu, Pak Prabowo? Itu ternyata novel intelijen, bukan karya ilmiah. Itu novel. PW Singer itu adalah seorang wartawan penulis perang. Kisah-kisah perang. Lalu dia memproyeksikan pandangannya pada situasi Indonesia dan dikemukakan oleh Pak Prabowo. Saat itu, Prabowo diserang oleh banyak pihak, namun saya diri saya membela pendapat tersebut," lanjutnya.

Mahfud menegaskan bahwa Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi mimpi bila korupsi masih merajalela dan keadilan tidak ditegakkan. Dalam hal ini, bersama Ganjar Pranowo, mereka akan memberikan perhatian lebih untuk membenahi penegakan hukum.

Halaman
Reporter: Rizal Siregar
Editor: Deny Zainuddin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar