Sandiaga Uno Tegaskan Pemerintah Berencana Berikan Bebas Visa untuk 20 Negara

Kamis, 7 Desember 2023 20:28 WIB

Share
Teks Foto: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat memberikan keterangan. (biro pers)
Teks Foto: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat memberikan keterangan. (biro pers)

JAKARTA,POSKOTA.CO.ID - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengusulkan 20 negara yang akan mendapatkan bebas visa kunjungan.

"Usulan tersebut didasarkan pada tingkat kunjungan tertinggi wisatawan mancanegara ke Indonesia," kata Sandiaga dalam rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

Rapat tersebut digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (7/12/2023) yang membahas soal kebijakan bebas visa kunjungan.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah mengharapkan sejumlah dampak positif bagi pariwisata dan ekonomi nasional.

"Pertama adalah Australia, terus ada juga Tiongkok, India, Korea Selatan, Amerika, Inggris, Prancis, Jerman, dan beberapa negara lain yang merupakan 20 teratas penyumbang wisatawan mancanegara ke Indonesia," ungkap Sandiaga.

Dalam satu bulan ke depan, kata Sandiaga, Presiden Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk memfinalisasikan daftar negara yang akan diajukan untuk mendapatkan bebas visa kunjungan. 

Selanjutnya pemerintah akan menindaklanjuti dan memberikan persetujuan terhadap negara-negara yang akan diprioritaskan untuk mendapatkan bebas visa kunjungan.

"Jadi bukan hanya wisatawan, tapi juga pertimbangannya investasi dan dampak ekonomi. Jadi semua yang menguntungkan untuk kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kita," tutur Sandiaga.

"Diharapkan akan meningkatkan dampak ekonomi, kunjungan wisatawan, meningkatnya jumlah investasi, dan juga menarik kegiatan-kegiatan khususnya ekonomi digital," ujar Sandiaga.

Sandiaga juga menyebut bahwa pemerintah mempertimbangkan sejumlah hal terkait kebijakan bebas visa kunjungan tersebut.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar