Pemprov DKI Anggarankan Rp6,9 Triliun Atasi Kemacetan, Pengamat: Sebaiknya Lakukan Kajian Dahulu

Rabu, 6 Desember 2023 07:45 WIB

Share
Macet, Ahmad Tri Hawaari
Macet, Ahmad Tri Hawaari

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Akademisi Universitas 17 Agustus, Fernando Emas menyoroti Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang memberi anggaran sebesar Rp 6,9 trliun untuk mengatasi persoalan kemacetan di Jakarta.

Pasalnya, anggaran sebesar Rp 6,9 triliun tersebut dapat dibilang pemborosan apabila tidak disubsidi pada perluasan jangkauan transportasi umum pada wilayah Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi (Bodetabek).

"Saya sangat yakin tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan dan akan terkesan pemborosan anggaran kalau anggaran memberikan subsidi pada transportasi umum massal tanpa memperluas jangkauan dan memperbanyak jangkauan di sekitar Bodetabek," ujar Fernando saat dikonfrimasi, Rabu (6/12).

Fernando mengatakan, anggaran Pemerintah DKI Jakarta tahun 2024 sebesar Rp 6,9 triliun yang dialokasikan untuk mengatasi macet harus benar-benar memberikan dampak mengurangi kemacetan.

Jangan sampai anggaran yang sangat besar tersebut tidak berhasil memberikan dampak terhadap pengurangan macet.

"Sebaiknya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan kajian dengan pihak-pihak yang ahli untuk mengatasi kemacetan di DKI Jakarta sehingga anggaran besar yang dikeluarkan tidak sia-sia," tuturnya.

Saat ini, lanjut Fernando, Pemerintah DKI Jakarta perlu melakukan kajian apa penyebab dari masyarakat DKI Jakarta masih lebih suka menggunakan kendaraan pribadi.

"Saya yakin yang menyebabkan masih banyak masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya menggunakan transportasi pribadi karena masih banyak daerah disekitar Bodetabek yang jauh dari tempat transportasi umum massal menuju Jakarta," tandasnya.

Diketahui, Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI mengalokasikan Rp 6,9 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024 untuk penanganan macet di Jakarta.

"Iya (sebesar Rp 6,9 triliun). Tapi kan itu ada posnya." ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo saat dikonfirmasi, Jumat (24/11/2023).

Halaman
Reporter: Aldi Rinaldi
Editor: Fernando Toga
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar