Kembalikan Kejayaan Rempah di Tanah Air, Kemenperin Dukung Program Kabupaten Purwakarta 

Rabu, 6 Desember 2023 11:51 WIB

Share
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat menerima Dewan Pimpinan Nasional Perkumpulan Petani Rempah Indonesia (DPN PPRI) .(Ist)
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat menerima Dewan Pimpinan Nasional Perkumpulan Petani Rempah Indonesia (DPN PPRI) .(Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID –   Kementerian Perindustrian mendukung penuh kejayaan rempah di Indonesia melalui programn quick wins Perkumpulan Petani Rempah Indonesia atau PPRI.

Dalam rangka membuka Agroindustri kelor di Kabupaten Purwakarta, Kementerian Perindustrian akan memberikan bantuan standarisasi produk dan intervensi teknologi pengeringan sebagai salah satu proses penting pembuatan tepung kelor yg merupakan Super Food.

"Kita akan dukung penuh program yang ada di Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, karena akan mengembalikan kejayaan rempah di tanah air," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pertemuan  dengan Dewan Pimpinan Nasional Perkumpulan Petani Rempah Indonesia (DPN PPRI) yang dihadiri Sekjen DPN PPRI Ivan Kuntara dan Plt. Sekjen Kemenperin Putu Juli Ardika di Kementerian Perindustrian, Jakarta pada Selasa (5/12/2023).

Menurut Menteri Agus Gumiwang,  pihaknya juga akan mengkaji penggunaan tepung kelor sebagai super food dalam penanganan stunting, salah satunya berbentuk fortifikasi tepung telor.

"Kita akan kaji namun bagaimanapun program tersebut merupakan hal yang positif karena juga akan meningkatkan kesejahteraan petani  dan bisa saja program ini dikembangkan didaerah lain tidak hanya dikabupaten purwakarta saja," ujarnya.

Dalam keaempatan ini, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Perkumpulan Petani Rempah Indonesia (DPN PPRI) Ivan Kuntara mengatakan program yang dilakukan PPRI merupakan produk unggulan yang akan menjadikan Indonesia penguasa dunia untuk energi baru terbarukan yang ramah lingkungan dan berbasis kerakyatan serta akan menghemat dan mendatangkan devisa bagi negara.

"Pengembangan kemiri sunan diharapkan menjadi bagian dari program kesinambungan ketahanan energi turunannya dari biodiesel, bioethanol sampai bioavtur sehingga menjadi bagian dari nawacita pemerintah yang tentunya akan mendatangkan devisa bagi negara," ungkapnya.

Lebih lanjut Ivan menjelaskan Indonesia punya banyak potensi untuk membuat energi terbarukan karena banyaknya sumber daya alam seperti rempah yang bisa terus dikembangkan.

"Kemiri sunan hanya merupakan salah satu contoh karena masih banyak lagi potensi potensi yang bisa terus dikembangkan" tutup Ivan Kuntara. (tri)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar