Empat Anak Tewas Diduga Dibunuh Ayahnya di Jakarta Selatan, Ada Pesan Bercak Darah

Rabu, 6 Desember 2023 23:48 WIB

Share
Foto: Petugas melakukan Identifikasi dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tewasnya empat anak-anak di Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Poskota/Angga Pahlevi)
Foto: Petugas melakukan Identifikasi dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tewasnya empat anak-anak di Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Poskota/Angga Pahlevi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Empat anak-anak di Gg. Romah, RT 04/03, Kel. Dan Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2023) ditemukan tewas tak bernyawa di atas Kasur diduga dibunuh oleh bapak kandungnya sendiri.

Keempat anak tersebut sudah ditemukan tewas oleh warga sudah membusuk di dalam rumah. Menurut keterangan tetangga, Indra (18) mengatakan lokasi kejadian sekitar pukul 16:00 WIB, tetangga merasa terganggu dengan bau busuk dari dalam ruman kontrakan yang ditempati keluarga Panca (40).

"Ada bau tidak enak dari rumah yang ditempati keluarga diketahui bapak Panca. Bersama RT dan disaksikan warga membuka pintu secara paksa setelah masuk ada empat jenazah sudah membusuk berjejer di tempat tidur," ujar Indra kepada Poskota.co.id di lokasi kejadian empat anak tewas, Rabu (6/12/2023) malam.

Keempat jasad yang ditemukan diduga korban pembunuhan, lanjut Indra, merupakan dua anak perempuan dan dua anak laki-laki masih usia balita. "Anak yang satu dan kedua berjenis kelamin perempuan usia 6 dan 4 tahun, sedangkan anak ketiga dan keempat usia 2 tahun dan 1 tahun kondisi saat ditemukan sudah membusuk dan mengeluarkan bau," kata Indra.

Selain itu untuk kondisi bapak kandung korban, Panca  ditemukan warga dalam kondisi bugil di dalam kamar mandi keadaan sudah lemas. "Dugaan warga sini bapak korban merupakan pelaku yang dengan tega  menghabisi keempat anak kandungnya dengan sadis. Setelah itu pelaku mencoba bunuh diri di dalam kamar mandi dengan  melukai diri sendiri menggunakan senjata tajam," ungkapnya.

Ada kemungkinan keempat anaknya diduga dihabisi  bapak kandungnya, lanjut Indra, sebelumnya dugaan telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya sendiri.

"Pada Sabtu minggu kemarin para tetangga mengetahui bahwa istrinya telah menjadi korban KDRT dengan kepalanya dijedotin ke tembok sama pelaku hingga berdarah dan sama warga langsung dilarikan ke rumah sakit," tambahnya.

Kehidupan keluarga Panca ini menurur Indra kurang harmonis dan kerap terjadi pertengkaran dalam keluarga. "Sudah mau dilaporin ke polisi dari pihak keluarga istri karena tidak diterima telah menjadi korban KDRT sama suaminya sendiri," tutupnya.

Berdasarkan pantauan Poskota di lokasi kejadian, tim Inafis Polres Metro Jaksel dengan tim Dokkes Polda Metro Jaya, sedang melakukan penyelidikan memeriksa jasad para jenasah 

Dalam informasi yang dihimpun Poskota.co.id, ditemukan jejak sebuah pesan bertuliskan ceceran darah bertuliskan “Puas Bunda Tx For ALL” tulis pesan darah di lantai lokasi kejadian.

Halaman
Reporter: Angga Pahlevi
Editor: Novriadji Wibowo
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar