2.841 TPS Rawan Banjir, KPU DKI Temui BPBD Bahas Antisipasi dan Mitigasi

Rabu, 6 Desember 2023 13:47 WIB

Share
KPU DKI Temui BPBD Bahas Antisipasi dan Mitigasi banjir saat pemilu.(Ist)
KPU DKI Temui BPBD Bahas Antisipasi dan Mitigasi banjir saat pemilu.(Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menerima audiensi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta.

Adapun audiensi ini membahas mitigasi bencana jelang penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Dody Wijaya mengatakan, bahwa KPU DKI telah memetakan sebaran lokasi TPS yang dikategorikan rawan bencana banjir.

"Dari total 30.766 TPS, telah dipetakan sebanyak 2.841 TPS yang masuk ke dalam lokasi rawan banjir. Namun kami memerlukan analisis bersama BPBD DKI terkait titik-titik ini, untuk selanjutnya dilakukan mitigasi bersama khususnya dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara," ujar Dody dalan keteranhan resminya, dikutip Rabu (6/12).

Sementara itu, Isnawa menyambut positif audiensi yang dilakukan KPU DKI untuk mensukseskan penyelenggaraan pemilu serentak 2024. 

Menurut Isnawa, audiensi ini menjadi langkah antisipasi dan mitigasi KPU DKI untuk menyikapi puncak musim penghujan yang diprediksi terjadi bulan Februari.

"Pertemuan ini menjadi upaya yang sangat baik yang dilakukan KPU DKI untuk membahas antisipasi dan mitigasi dalam menyikapi puncak musim hujan yang diprediksi akan terjadi pada bulan Februari 2024," terang Isnawa.

Lebih lanjut Isnawa menambahkan, agar wilayah-wilayah lainnya di seluruh Indonesia dapat mempertimbangkan situasi kebencanaan dalam penyelenggaraan pemilu serentak 2024.

Beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan mulai dari pemetaan titik-titik TPS rawan banjir, pembahasan strategi dan skenario darurat dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara, hingga penyiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana yang dapat mendukung penyelenggaraan pemilu. (Aldi)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar