Dalami Dugaan Korupsi di Kemenkumham, Pekan Ini KPK Kembali Panggil Tersangka

Selasa, 5 Desember 2023 21:48 WIB

Share
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri. (foto: tangkapan layar/youtube/kpk ri)
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri. (foto: tangkapan layar/youtube/kpk ri)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID –  Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri memastikan komisi antirasuah akan memanggil kembali para tersangka di kasus suap dan gratifikasi yang menjerat Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej pada pekan ini.

KPK sendiri hingga saat ini sudah memanggil asisten pribadi Eddy yaitu Yogi Arie Rukmana dan Yosi Andika Mulyadi pada hari ini sebagai tersangka. Hanya saja, keduanya tidak ditahan karena penyidik masih butuh waktu.

“Dalam minggu ini kami juga segera memanggil pihak lain sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi di Kemenkumham tersebut untuk hadir di Gedung Merah Putih KPK ini,” kata Ali dalam keterangannya, Selasa, (5/12/2023).

Belum dirinci Ali siapa pihak lain yang akan dipanggil. Namun, dia meminta siapapun tersangka yang dipanggil dalam kasus ini kooperatif hadir di hadapan penyidik.

“Kami sangat berharap para pihak ini kooperatif hadir memenuhi panggilan dari tim penyidik KPK untuk dilakukan pemeriksaan dalam rangka tentunya ada kepastian hukum dan kami komitmen untuk segera menyelesaikan perkara dugaan korupsi di Kemenkumham,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK sudah memeriksa Eddy Hiariej pada Senin, 4 Desember sebagai saksi untuk tersangka lainnya. Dia diperiksa selama tujuh jam oleh penyidik komisi antirasuah tapi tak ada yang disampaikannya.

Dalam kasus ini, Eddy sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya. Dia diduga menerima gratifikasi dan suap.

KPK mengungkap bentuk gratifikasi itu diduga berupa penerimaan sejumlah uang terkait konsultasi dan bantuan pengesahan badan hukum sebuah perusahaan. (Wanto)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar