ADVERTISEMENT

Cegah Penyebaran Covid-19 dari Singapura dan Malaysia, Ketua MPR Minta Pemerintah Tidak Lengah

Selasa, 5 Desember 2023 18:04 WIB

Share
Teks Foto: Ketua MPR Bambang Soesatyo. (ist)
Teks Foto: Ketua MPR Bambang Soesatyo. (ist)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kementerian Kesehatan menyebut kondisi Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan.

Namun, Menkes meyakini total kasus Covid-19 di Indonesia tidak lebih banyak dari yang tercatat di negara Singapura dan Malaysia.

Inilah respon Ketua MPR, Bambang Soesatyo terkait perkembangan Covid-19 di Indonesia, agar pemerintah tidak lengah dalam menghadapi kondisi Covid-19 tersebut.

"MPR meminta pemerintah untuk memonitor perkembangan kasus aktif Covid-19 di dua negara yakni Singapura dan Malaysia yang diketahui kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19," terang Bamsoet panggilan akrabnya di Jakarta, Selasa  (5/12/2023).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini juga menegaskan, salah satunya dengan mengantisipasi masuknya kembali Covid-19 ke Tanah Air dengan menggunakan alat detektor suhu tubuh, disamping memperketat penjagaan serta melakukan testing maupun tracing di tiap pintu masuk negara, utamanya pemeriksaan bagi pelaku perjalanan yang berasal ataupun dari dua negara tersebut.

Sebagai upaya pencegahan juga deteksi dini kasus. 

"Kemenkes bisa memastikan dan mengendalikan peningkatan kasus yang terjadi agar tidak membentuk klaster baru ataupun tidak membebani fasilitas kesehatan yang ada, mengingat, dalam menangani kasus Covid-19 tetap perlu langkah yang tepat guna mencegah kembali lonjakan Covid-19," terang Bamsoet.

Bamsoet juga meminta pemerintah untuk mengevaluasi kenaikan kasus aktif Covid-19 yang terjadi, guna mengetahui faktor yang menjadi penyebab naiknya kembali kasus Covid-19 di Indonesia. 

"Dengan begitu, diharapkan pemerintah dapat segera mengambil sikap ataupun kebijakan yang tepat, guna menekan angka kasus Covid-19 yang ada," pungkasnya. (johara)
 

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT