Film 'Jawara Desa' Karya Hanung Bramantyo Ciptakan Semangat Anak Sekolah Mirip 'Laskar Pelangi'

Minggu, 3 Desember 2023 22:06 WIB

Share
Para Pemain film 'Desa Para Pem impi(n)’ dan 'Jawara Desa'. (ist)
Para Pemain film 'Desa Para Pem impi(n)’ dan 'Jawara Desa'. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Film dokumenter drama (doku drama) karya sutradara handal Hanung Bramantyo dengan Direktorat Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menghibur masyarakat Indonesia dengan suguhan pariwisata, budaya dan kesenian masyarakat pedesaan.

Dua film dengan judul 'Desa Para Pem impi(n)’ dan 'Jawara Desa' tersebut berkisah tentang dua desa, yaitu pertama Desa Tanjung Setia, Pesisir Barat Lampung.

Kedua, Desa Akebay, Pulau Maitara, Tidore, Maluku Utara.

Film ini berkisah tentang mewujudkan mimpi untuk memajukan desa.

"Di dalam film tersebut ada semangat juang anak sekolah di pedesaan terpelosok Pulau Maitara, perjuangannya luar biasa untuk sekolah dengan sarana dan prasana yang kurang memadai sampai melewati laut basah semua baju dan sepatunya, tapi tetap semangat," tutur La Ode Ahmad Pidana Bolombo, Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Ekonomi dan Pembangunan di Djakarta Teater XXI, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2023) malam.

La Ode juga mengakui jika film tersebut mirip dengan film 'Laskar Pelangi' yang sempat booming beberapa tahun lalu.

"Iya mirip dari daya juang anak sekolahnya dan akhirnya menjadi orang sukses, dalam hal ini kepala desa yang sukses membangun desanya, tapi dalam versi film pendek ya," tambahnya.

Direktur Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa, PKK dan Posyandu, Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Kemendagri, Tb. Chaerul Dwi Sapta mengatakan jika film karya Hanung Bramantyo ini sangat inspiratif.

"Menyaksikan film ini kita jadi tahu potensi desa, baik warga desa maupun kepala desanya, kita bisa mewujudkan mimpi untuk memajukan desa," ucapnya. 

Regina Surbakti, asisten sutradara dalam film doku drama 'Desa Para Pemimpi(n), mewakili sutradara Hanung Bramantyo yang tidak hadir karena sakit, menyampaikan terima kasih kepada Kemendagri.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar