Diduga Terbelit Ekonomi, Arbi Tewas Gantung Diri di Serang

Minggu, 3 Desember 2023 23:27 WIB

Share
Teks foto : Petugas Forensik RS Bhayangkara saat akan mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara. (haryono)
Teks foto : Petugas Forensik RS Bhayangkara saat akan mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara. (haryono)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Diduga terbelit permasalahan ekonomi, seorang pria bernama Arbi (55 tahun) warga Kampung Pakel Jaya, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, nekat gantung diri.

Tubuh korban ditemukan di rumah kontrakannya di Lingkungan Sepang Kelapa, Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Minggu (3/12/2023).

Kapolsek Taktakan, IPTU Widodo Endri Maryoko membenarkan adanya penemuan mayat korban gantung diri di sebuah kontrakan milik Mahfudoh di Lingkungan Sepang Kelapa.

"Iya korban ditemukan dalam keadaan gantung diri," kata Kapolsek didampingi Kasihumas AKP Iwan Sumantri kepada Poskota.

Widodo menjelaskan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), warga Kampung Pakel Jaya, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya itu tewas dalam kondisi terikat tambang.

"Korban menggatung diri mengunakan tali tambang dan diikat di tiang kanopi samping rumah kemudian korban naik ke ember," jelasnya.

Widodo menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Satuan Reskrim Polresta Serang Kota dan Tim Forensik RS Bhayangkara Polda Banten untuk mengidentifikasi jenazah.

"Kemudian kami telah membawa jenazah ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi," jelasnya.

Widodo menambahkan kepolisian juga telah memeriksa dua orang saksi dari keluarga yaitu Audin (78 tahun) dan Sanudin (42 tahun), serta ketua RT setempat Samudi.

"Saksi-saksi sudah kita mintai keterangan, dan barang bukti yang kita amankan yaitu ember dan tali tambang yang digunakan untuk mengakhiri hidupnya," tambahnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar