Sunat Gaji Guru Honorer, Kepsek dan Bendahara SDN Malaka Jaya 10 Jaktim Dipanggil Disdik DKI

Rabu, 29 November 2023 10:46 WIB

Share
Ilustrasi gaji. (Karikaturis: Poskota/Suroso Imam Utomo)
Ilustrasi gaji. (Karikaturis: Poskota/Suroso Imam Utomo)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta telah memanggil Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Malaka Jaya 10, Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim) yang diduga kedapatan menyunat gaji guru honorer.

"Itu sudah proses kok. Disdik kemarin juga sudah memanggil kepala sekolah," kata  Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo saat dikonfirmasi, Rabu (29/11).

Purwosusilo mengatakan, selain kepala sekolah, bendahara SDN Malaka Jaya 10 juga ikut dipanggil Dinas Pendidikan DKI.

"Iya betul langsung. Kemudian kemarin, karena ini ada indikasi kasus terkait jabatan Kepsek, maka ditindaklanjuti bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK)," ujar Purwosusilo.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Jhonny Simanjuntak menyatakan, ada seorang guru berstatus honorer, yang menerima upah hanya sebesar Rp 300.000 per bulan, padahal ia menandatangani kwitansi penerimaan gaji sebesar Rp 9 juta.

Guru honorer tersebut, mengajar pelajaran agama Kristen di SD Negeri Malaka Jaya 10, Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Masa guru punya posisi penting dan strategis, honor mereka hanya Rp 300.000?" kata Johnny kepada wartawan, Sabtu (25/11).

Johnny menambahkan, guru tersebut dijanjikan oleh sang kepala sekolah akan mendapat gaji sebesar Rp 9 juta, tetapi kemudian hanya mendapat Rp 300 ribu per bulan. "(Dijanjikan) kepala sekolah sejak tahun lalu," ungkap dia.

Dengan temuan tersebut, Johnny menilai, harus ada standarisasi penerimaan gaji guru, yang ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dan semua guru juga harus dipantau penerimaan gajinya.

"Ini fenomena dan kita agak miris melihat itu. Masa di Jakarta ada guru honor masih terima Rp 300.000," imbuh Johnny.

Halaman
Reporter: Aldi Rinaldi
Editor: Fernando Toga
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar