Presiden Lantik Nawawi Pomolango Sebagai Ketua KPK Sementara

Senin, 27 November 2023 12:41 WIB

Share
Presiden Joko Widodo. (ist)
Presiden Joko Widodo. (ist)

JAKARTA,   POSKOTA.CO.ID –  Presiden Joko Widodo resmi melantik Nawawi Pomolango sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sementara di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/11/2023).

Nawawi menjadi Ketua KPK mengganti Firli Bahuri yang ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan dugaan korupsi dalam bentuk pemerasan, penerimaan gratifikasi, dalam pengusutan kasus korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) 2020-2023.

Pelantikan Nawawi berdasarkan surat keputusan presiden  nomor 116/B tahun 2023 tentang pemberhentian ketua KPK dan pengangkatan ketua KPK sementara sisa masa jabatan tahun 2019-2024.

Dalam kesempatan itu, Nawawi membacakan sumpah di antaranya berbunyi

"Demi Allah saya bersumpah dengan sungguh-sungguh, bahwa saya untuK melaksanakan tugas ini, langsung atau tidak langsung dengan menggunakan nama atau cara apapun juga tidak memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada siapapun juga, saya bersumpah bahwa saya untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam tugas ini, tidak sekali -kali akan menerima langsung  atau tidak langsung dari siapapun juga suatu janji atau pemberian. Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada dan akan mempertahankan serta mengamalkan Pancasila sebgai dasar negara, UUD 1945 serta peraturan Undang-undang yang berlaku bagi negara RI. Saya bersumpah bahwa ....,"

Masih di Istana Negara, sebelumnya Presiden Joko Widodo juga melantik  Edy Afrizal Natar Nasution menjadi Gubernur Riau. Edy menggantikan Syamsuar yang mundur dari jabatan Gubernur karena maju sebagai calon legislatif di Pemilu 2024.

Pelantikan ini diawali dengan pembacaan keputusan presiden (Keppres) terkait pengangkatan Edy Natar menjadi Gubernur Riau. Jokowi kemudian mengambil sumpah dan janji yang diikuti Edy Natar. 

Usai pembacaan keppres pengangkatan, dilanjutkan dengan pembacaan sumpah jabatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan. Acara pelantikan pun diakhiri dengan pemberian selamat dari Presiden serta diikuti para tamu undangan. 

Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan. Acara pelantikan pun diakhiri dengan pemberian selamat dari Presiden serta diikuti para tamu undangan. (johara)

 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar