Perdebatan TPN dan TKN Soal Citra Gemoy

Senin, 27 November 2023 11:33 WIB

Share
Prabowo Subianyo berjoget (ist)
Prabowo Subianyo berjoget (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Perdebatan antara Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Guntur Romli, dan Jubir TKN Prabowo-Gibran, Fahri Hamzah, terkait citra gemoy yang melekat pada Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto. 

Saat ditanya mengenai perdebatan ini, Ganjar Pranowo memberikan komentar singkat.

Ganjar mengatakan, setiap pasangan capres-cawapres mempunyai hak untuk membuat strategi dalam memenangkan Pilpres 2024. Sehingga, kata Ganjar, hal itu juga berlaku untuk pasangan Prabowo-Gibran.

"Strategi kan semua boleh membuat strategi," ujarnya," Jumat (24/11/2023).

Sebelumnya, Guntur Romli menilai bahwa citra gemoy hanya merupakan sebuah gimmick semata untuk menutupi kelemahan mobilitas dari pihak Prabowo. 

"Ini yang membedakan misalnya dengan citra misalnya gemoy yang ada di kubu lawan. Untuk menutupi kelemahan dan mobilitas yang sangat terbatas dengan gimmick," kata Guntur Romli.

Sementara Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gelora Fahri Hamzah menyebut Prabowo pernah mengalami cedera pada kakinya selama berkarier di militer. Dia menonjolkan kemampuan Prabowo sebagai tokoh militer yang memahami geopolitik.

"Selain itu, cedera pada kakinya adalah karena pengabdian seorang perwira militer di medan perang. Tetapi dia adalah jenderal yang pintar yang memahami geopolitik dan umur ya jauh lebih muda dibanding rata-rata pemimpin dunia sekarang terutama negara besar, seperti Amerika, India, Brazil, Malaysia dan lain-lain," kata Fahri. (rizal)
 

Reporter: Rizal Siregar
Editor: Fernando Toga
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar