Masterchef Dinilai Rasis dan Tak Adil, Willgoz: Yang Chindo Punya Pengalaman Sekolah Kuliner!

Senin, 27 November 2023 15:15 WIB

Share
William Ghozali (Foto: Instagram)
William Ghozali (Foto: Instagram)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Masterchef Indonesia Season 11 telah menetapkan Belinda sebagai juara pertama, dan Kiki sebagai runner-up. Namun, warganet menilai juri tidak memberikan penilaian secara adil sehingga merugikan Kiki.  

Lantaran hal ini, tak sedikit netizen yang menuding Masterchef Indonesia bersikap rasis dengan hanya menguntungkan peserta berlatar belakang ras tertentu saja. 

Menanggapi hal ini, alumni Masterchef Indonesia William Ghozali ikut buka suara. Sebagai pemenang di musim ketiga, Willgoz menyebut bahwa Masterchef memanglah ajang kompetisi yang murni. 

"Jadi soal menanggapi pemenang Masterchef itu dari awal sampe sekarang itu Chindo, jujur gue gak peduli walaupun gue Chindo ya. Karena the way I see it, walaupun gue di sana, ya memang pure competiton gak ada yang di-setting gak ada yang di-apa," ungkapnya, dilansir pada Senin, 27/11/23. 

"Tapi kalian pasti tetep mikir, 'Kan lu menang dari sana gitu. pasti lu bilangnya gak settingan.' Jadi gue gak mau debat itu. Lu boleh percaya, boleh enggak, it's totaly up to you dan gue gak mau buang energi gue buat debatin hal yang emang itu udah balik lagi kepercayaan masing-masing."

Menurutnya, ada ketimpangan latar belakang peserta yang memiliki bekal sekolah kuliner dengan yang tidak. Pada umumnya, peserta dengan latar belakang Chinese-Indonesia lebih dibekali hal ini dibanding mereka yang tidak. 

"Ini mungkin ya, mungkin, gue bisa salah juga soalnya, karena majority yang menjadi kontestan Masterchef itu adalah, so far yang gue lihat, yang Chindo itu punya background culinary school sedangkan yang bukan Chindo jarang punya background culinary school."

Hal inilah yang membuat kontestan keturunan Tiongkok lebih diuntungkan. 

"Kalaupun punya, sorry banget, bukan bermaksud apa pun, levelnya agak berbeda. Mungkin yang Chindo dibekali dengan pendidikan dari orang tua dan emang punya kesempatan buat kuliah di luar, masa gak boleh? Boleh, dong. Gak masalah, dong. Mungkin dia punya knowledge, punya skill yang lebih dan itu menjadi bekal di kompetisi," katanya. 

Berkaca dari pengalaman pribadinya, Willgoz beranggapan tak ada salahnya bagi tiap peserta untuk menempuh sekolah kuliner sebelum masuk Masterchef. Willgoz sendiri mengaku mengikuti kelas memasak dahulu selama 3 bulan bekerja di restoran sebelum akhirnya mengikuti Masterchef. 

Halaman
Reporter: Naryati
Editor: Naryati
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar