Biaya Haji 2024 Sebesar Rp93,4 Juta Per Jemaah, DPR Desak Pemerintah Sisir Kembali Komponen BPIH

Minggu, 26 November 2023 16:41 WIB

Share
Teks foto: Jemaah haji di Makkah. (ist)
Teks foto: Jemaah haji di Makkah. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Wisnu Wijaya menyatakan, biaya haji tahun 2024 berhasil diturunkan dari usulan awal Kemenag di angka Rp105 juta menjadi Rp93,4 juta, bukan Rp94,3 juta.

Wisnu ingin meluruskan klaim Kementerian Agama yang sebelumnya menyebut penurunan biaya haji berada di angka Rp 94,3 juta sebagaimana kabar tersebut telah tersebar di banyak media. 

Meskipun begitu, Wisnu mengatakan bahwa nilai penurunan tersebut masih belum memuaskan karena masih terdapat sejumlah catatan.

"Pertama, kami tidak ingin jemaah kita hanya menerima nasi beserta kacang gosong yang tidak ramah lansia sebagaimana terjadi tahun lalu," kata Wisnu, Minggu (26/11/2023). 

Padahal, biaya yang dialokasikan cukup mahal saat itu, SAR 17,5 per jemaah.

Untuk itu, kami menilai angka yang diusulkan saat ini senilai SAR 16,5 juga masih relatif tinggi. 

Padahal dengan SAR 10 saja, sebenarnya jemaah sudah bisa memperoleh nasi, sayur, beserta lauk pauk yang layak sebagaimana info ini kami peroleh langsung dari pengusaha katering di Arab Saudi.

Wisnu menyoroti kejanggalan atas berubahnya angka pada salah satu komponen BPIH 2024 dalam sekejap, seperti perbedaan angka pada komponen Biaya Penerbangan (PP) di Rapat Panja BPIH, Rabu 22 November 2023. 

"Sebelum rapat kita skors pada Kamis 22 November 2023, pukul 17.18, pada lembaran yang diterima Anggota Panja, biaya komponen penerbangan (PP) tertera senilai Rp33.327.838. Namun kemudian ketika rapat kembali dimulai sekitar pukul 19.30 WIB, terdapat lembaran lain dengan angka pada komponen Biaya Penerbangan (PP) sebesar Rp33.427.838 atau naik Rp100.000 tanpa konfirmasi. Lengah sekejap, angka berubah," beber Wisnu.

Wisnu juga mempertanyakan alasan syar’i kenapa jemaah diharuskan membayar full 1 kali tiket PP yang sama sekali tidak mereka pakai.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar