Omset Anjlok, Pedagang ITC Fatmawati Banyak Gulung Tikar Pasca Penjualan Online Marak

Selasa 26 Sep 2023, 15:16 WIB
Ilustrasi kios banyak tutup.(ahmad tri hawaari)

Ilustrasi kios banyak tutup.(ahmad tri hawaari)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID – Pedagang di ITC Fatmawati Jakarta Selatan, banyak gulung tikar akibat persaingan dengan penjualan online sehingga pengunjung sepi.

Hal ini diutarakan  perwakilan pedagang yakni Rifki Hairi akrab disapa Kiki, pemilik Toko ITC Fatmawati Jakarta Selatan, mengatakan selama kondisi pandemi Covid 19 situasi penjualan sudah mulai terasa kurang bergairah alias sepi.

"Apalagi ditambah semenjak penjual online satu persatu kios yang ada di ITC Fatmawati perlahan gulung tikar atau tutup," ujar Kiki kepada Poskota usai dikonfirmasi, Selasa (26/9/2023) siang.

Berdasarkan data pedagang yang tutup, lanjut Kiki,  untuk perlantai ada sekitar 20 kios.

"Dalam hal ini sebagai maintanain pengelola kios berimbas juga dengan  omset para pedagang  di ITC Fatmawati turun drastis hinggai 70 persen," ungkapnya.

Sementara itu untuk penjualan online, menurut Kiki pihaknya melakukan dengan sistem service yaitu dengan jemput bola.

"Setelah ada peraturan keputusan Undang-undang yang sudah tidak bisa dagang melalui online, pedagang assesoris hp usahanya tambah kacau  sehingga membuat para pedagang resah ditambah penjualan secara langsung sepi, dan pengunjung tidak ada," tuturnya.

Minim Transaksi

Sepi pengunjung membuat pihak pengelola menjadi tidak tenang. Pasalnya Kiki menyebutkan imbasnya untuk yang transaksi tiap hari bisa dihitung.

"Paling tinggi transaksi langsung maksimal 10 orang, paling sedikit 5 orang bahkan sampai ada juga dalam sehari sama sekali tidak ada yang transaksi," tambahnya.

Sedangkan dari persoalan ini, Kiki berharap situasi kondisi dapat  bisa normal lagi.

"Situasi begini rame belum tentu bisa. Jadi berharap dapat kembali norma  lagi. Ditambah penjualan online tidak tertutup kembali. Karena satu sisi pedagang salain mengandalkan konvensional memasarkan barang dagangan juga online sudah sangat penting," tutupnya. (Angga)

News Update