Jelang pendaftaran CPNS, Lulusan Vokasi Mulai Diperhitungkan

Kamis, 14 September 2023 11:01 WIB

Share
Susana CPNS saat ujian. (ist)
Susana CPNS saat ujian. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Jelang pendaftaran CPNS 2023 dan PPPK pada 17 September mendatang ada kabar baik dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) bagi lulusan vokasi.

Kemendikbudristek telah memberikan informasi kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) soal vokasi.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati mengatakan KemenPAN-RB menyambut positif, bahkan MenPAN-RB Azwar Anas sudah menyatakan regulasi untuk rekrutmen ASN baik CPNS maupun PPPK perlu memperhitungkan juga lulusan vokasi. 

Sebelumnya,  dalam rekrutmen ASN CPNS maupun PPPK, lulusan sarjana terapan belum diperhitungkan. Persyaratan CPNS maupun PPPK hanya mengutamakan lulusan S1 umum, bukan terapan.

Selain itu, instansi mewajibkan syarat lulusannya harus berasal dari perguruan tinggi terakreditasi A atau minimal B.

"Pak MenPAN-RB sudah memahami soal pendidikan vokasi ini dan mengatakan regulasi seleksi ASN perlu direvisi dengan mempertimbangkan lulusan vokasi. Ini jadi kabar yang menggembirakan, karena masukan Kemendikbudristek direspons positif," tutur Dirjen Kiki dalam keterangannya yang dikutip poskota.co.id, Kamis (14/9/2023).

Meski revisi regulasinya tengah digodok KemenPAN-RB, Dirjen Kiki belum bisa memastikan apakah bisa diberlakukan tahun ini atau tidak. 

Ditjen Vokasi Kemendikbudristek dan KemenPAN-RB telah  bersepakat bahwa regulasi untuk rekrutmen CASN harus direvisi.  

Ia mengatakan sejatinya lulusan vokasi diharapkan menjadi wirausaha. Kalaupun menjadi ASN, sebaiknya yang berkaitan dengan vokasi. 

"Kami sangat berharap pilihan pertama lulusan vokasi itu menjadi wirausaha. Semisal ingin ASN ya, pilih jadi guru vokasi, dosen vokasi, dan peneliti," terang Dirjen Kiki. 

Halaman
Reporter: Rizal Siregar
Editor: Fernando Toga
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar