DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Depok bekerjasama dengan Peradi Kota Depok, memberikan bantuan hukum gratis kepada Warga Binaan Masyarakat (WBP) yang masih menjalani proses persidangan.
Karutan Kelas 1 Depok, Andi Gunawan dalam menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Hukum dan Siraman Rohani bagi warga binaan di Rutan Kelas 1 Depok, Kamis (7/9/2023).
"WBP memiliki hak yang sama sebagai warga negara juga dihadapan hukum. Untuk itu pentingnya pendampingan bagi warga binaan dalam menghadapi aparat penegak hukum dan itu gratis bagi yang tidak mampu," ujar Karutan Depok, Andi Gunawan didampingi Ketua PBH Perari Depok, Rudi Nasution, Ketua IKADIN Depok, juga Pembina MT.Aswaja & Kader Penggerak NU Kota Depok, M.Sholeh usai acara berlangsung.
Sebagai orang nomor satu di lingkup Rutan Kelas 1 Depok ini mengungkapkan tujuan pendampingan bagi warga binaan ini tak lain untuk menghadapi aparat penegak hukum.
"Dalam persidangan di Pengadilan warga binaan ini akan menghadapi Jaksa, yang mulia majelis hakim, baru ketemu pak polisi itu saja mereka sudah ketakutan. Sehingga dibutuhkan pendampingan hukum seperti pengacara," ucapnya.
Selain itu menurut Andi, pentingnya seorang mendapatkan pendamping hukum, agar warga binaan tahu hak-haknya di hadapan hukum itu terjamin.
Warga binaan untuk memanfaatkan konsultasi hukum kepada advokat yang ada di Rutan untuk kepentingan warga binaan itu sendiri.
“Seperti itu makanya kalau disuruh penyuluhan semangat-semangat,” imbuhnya.
Terpisah Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (NU) Kota Depok, Mohammad Soleh mengatakan pihaknya siap memberikan advokasi hukum kepada warga binaan yang ada di Rutan Kelas 1 Depok.
"Pemberian advokasi hukum ini, jika warga binaan di dalam Lapas kembali ke masyarakat, setelah menjalani pembinaan namun, mereka ini kesulitan untuk beradaptasi maka kami siap bisa memberikan bantuan atau konsultasi seputar hukum ke pusat bantuan hukum," ucapnya.
Tidak hanya itu, M.Soleh juga membuka diri siap untuk membantu warga binaan jika sudah habis masa tahanan dapat menghubungi dirinya.