JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Partai Amanat Nasional (PAN) komitmen untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Hal itu dilakukan untuk bertujuan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bangsa dari segi moral dan akhlak.
“Kalo menurut saya ini yang harus ditingkatkan yaitu kualitas orangnya atau masyarakatnya baik di bidang pendidikanya supaya lebih bagus maupun dari moral dan akhlaknya harus mulai,” kata Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PAN Dapil Lampung II, Alimin Abdullah.
Berbagai aksi nyata ditunjukkan untuk meningkatkan kualitas SDM seperti mendorong pemerintah menggencarkan program beasiswa agar dapat menjangkau kalangan yang lebih luas. PAN akan terus mengawal Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dan juga Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk mahasiswa.
Tidak hanya itu, sebagai wujud peningkatan moral dan akhlak, PAN turut berupaya mempertahankan pendidikan Islam. Hal tersebut terlihat dari komitmen PAN dalam mempertahankan madrasah dalam RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
PAN melihat madrasah sangat penting untuk menjaga untuk melestarikan pendidikan yang berbasiskan Islam. Dengan menjaga madrasah, PAN berkomitmen untuk melahirkan generasi yang unggul secara intelektual dan juga spiritual.
Lebih lanjut, semua tindak nyata tersebut merupakan usaha PAN dalam memajukan bangsa. PAN menyadari, jika Indonesia ingin menjadi negara maju, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menciptakan generasi yang berkualitas melalui pendidikan.
“Ya itu supaya kita dapat berguna bagi bangsa,” pungkasnya.
PAN Genjot Peningkatan Mutu Pendidikan Demi Jaga Moral Anak Bangsa
Kamis 20 Jul 2023, 16:29 WIB

Editor
Mitha Aullia Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
JAKARTA RAYA
Polisi Beberkan Kronologi Penganiayaan Sadis di Menteng, Korban Disetrum hingga Ditusuk 7 Kali
JAKARTA RAYA
Mahasiswa Trisakti Ultimatum DPR dan Pemerintah, Ancam Gelar Demo Lebih Besar jika Tuntutan Tak Digubris