"Ada warga pendatang, karena imigran dari Surabaya dari mana lah, jadi kemarin juga waktu mau dapat Rumah Susun percuma data doang hasilnya nggak ada. Percuma nggak ada identitas," katanya di lokasi.
Karena hal itu, Budi bersama warga lainnya yang sudah puluhan tahun tinggal di sana merasa terusik. Apalagi jika sekolah Domba yang telah lama berdiri di sana akan dibongkar.
Pasalnya, sekolah Domba yang didirkan oleh umat Nasrani selama ini memberikan dampak positif yang begitu besar. Banyak warga di sana yang buta hurus, sehingga anak-anak mereka perlu bersekolah agak tak buta huruf seperti orangtuanya. (Pandi)