Pemprov Jabar soal Al Zaytun: Kalau Bisa Jangan Ada Demo Kerahkan Massa, Percaya ke Pemerintah

Kamis 22 Jun 2023, 10:23 WIB
Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum. (Foto: Poskota/Panca)

Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum. (Foto: Poskota/Panca)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum mengomentari kisruh ramainya polemik Ponpes Al Zaytun Indramayu.

Menurut Wagub, pihaknya hingga kini masih mencoba melakukan tabayun dengan pihak ponpes Al Zaytun, pimpinan Panji Gumilang.

Wagub juga menyebut Pemprov Jabar masih mengenyampingkan usulan penempuhan jalur hukum seperti yang disarankan oleh sejumlah kyai dan ulama, agar ada titik terang soal kasus Al Zaytun.

Dia pun mengajak agar publik bersabar dan Gubernur Ridwan Kamil akan mencoba melakukan tabayun dan cek ricek terlebih dahulu ke Ponpes Al Zaytun.

"Beberapa kyai juga menyarankan seperti itu (langkah hukum). Tetapi kan belum langkah ke situ. Pak Gubernur akan tabayun dulu, cek and ricek dulu. Insyaallah Pak Gubernur tidak akan terintervensi oleh kekuatan-kekuatan politik dalam hal ini," kata Wagub Jabar disitat AKI Malam, Kamis 22 Juni 2023.

Wagub yakin Ridwan Kamil akan tegak lurus dalam membuat keputusan yang terbaik bagi masyarakat Jawa Barat dan kehidupan di dunia pesantren.

Sebab sekalipun jabatan gubernur merupakan jabatan politik yang buruh dukungan dari berbagai parpol, namun Wagub sangat yakin bahwa putusan Pemerintah nantinya akan menjawab kemaslahatan umat.

Pemprov Jabar Minta Publik Bersabar

Soal surat yang telah dilayangkan Pemerintah Daerah maupun MUI yang belum digubris, Wagub memakluminya. Pemerintah dikatakan masih terus mencari cara untuk melakukan pertemuan dengan Panji Gumilang dan pihak Ponpes Al Zaytun.

Wagub meminta semua pihak sabar menunggu respons tanggapan surat undangan pertemuan yang disampaikan ke Al Zaytun.

"Sementara ini kita lakukan tahapan itu dulu, soal bagaimana respons surat yang diberikan. Para kyai dan ulama sejauh ini juga sudah berikan kisi-kisi tahapan yang akan dilakukan, tetapi semua akan kembali ke Pak Gubernur," katanya.

"Kami yakin beliau (Ridwan Kamil) masih terus berkoordinasi dengan MUI Pusat dan Kemenag untuk menghasilkan kesepakatan bersama."

Di kesempatan itu, dia pun meminta agar para pihak-pihak yang berencana akan menggelar demo di Ponpes Al Zaytun untuk menahan diri. Dan mempercayakan sepenuhnya ke tangan pemerintah.

"Sebenarnya yang diinginkan kalangan kyai itu luar biasa, cuma tak bisa saya sampaikan. Tetapi kan pemerintah harus ada di tengah-tengah. Maka itu kalau boleh jangan kerahkan massa untuk demo, percayakan saja ke pemerintah bahwa masalah ini akan selesai dan terang bederang."

Wagub sendiri mengaku sudah tiga kali bertemu dengan Panji Gumilang. Di antaranya ketika tengah melakukan kampanye PPP di Ponpes Al Zaytun bersama Suryadharma Ali.

Kesempatan berikutnya ketika meminta dukungan saat hendak maju sebagai calon wakil gubernur Jawa Barat. Dan ketiga, pertemuan untuk menindaklanjuti ramainya pemberitaan soal kasus Al Zaytun.

Walau sudah mendapat penjelasan langsung dari Panji Gumilang, namun Wagub mengaku tak bisa mempublikasikannya, dan sudah dilaporkan ke Gubernur sebagai bahan pertimbangan nantinya.

Terakhir Wagub memang pernah kembali ke sana, namun tak bertemu dengan Panji Gumilang karena belum membuat janji terlebih dahulu.

"Waktu ke sana tanpa ada janji, ya mungkin ada karakter dari Panji Gumilang yang seperti itu gayanya (memaklumi)," katanya.

Berita Terkait
News Update