ADVERTISEMENT

Kasus Darel Anak Hilang di Subang, Orang Tua Jawab Tuduhan Dijadikan Tumbal: Saya Masih Punya Hati

Senin, 8 Mei 2023 11:20 WIB

Share
Kasus Darel anak hilang di Subang menyita perhatian banyak pihak. Foto: Kolase/Ist.
Kasus Darel anak hilang di Subang menyita perhatian banyak pihak. Foto: Kolase/Ist.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kasus Darel anak hilang di Subang, Jawa Barat, menyita perhatian publik luas. Bocah bernama lengkap Darrel Gaisan Rafasa itu sudah menghilang lebih dari 10 hari di kampung neneknya usai tiba mudik di Kampung Cikaso, Desa Kalijati Timur, Kabupaten Subang.

Sosok Darel anak hilang di Subang diketahui tak lagi menampakkan wujudnya sejak 24 April 2023 lalu. Hingga kini keberadaan bocah berusia 3,5 tahun itu masih menjadi misteri orang tua dan warga sekitar. Padahal tim BPBD dan perangkat pemerintahan setempat terus mencarinya hingga ke sungai.

Sambil menangis, orang tua Darrel, Khairudin, mengaku tak menyangka jika perjalanan mudik dari Jakarta yang dilakukan bersama anak, istri, dan orangtuanya justru berujung petaka.

"Sampai saat ini belum ditemukan sudah 11 hari. Saya berharap sebagai orang tua masih punya keinginan agar bisa tetap ketemu dan berkumpul lagi dengan keluarga, dengan anak istri saya," kata Khairudin dalam tayangan wawancara dengan Insert, Senin 8 Mei 2023.

"Saya kan niatnya mau mudik, di sini saya kan mau istirahat di kampung halaman orang tua. Saya tidak ada niatan buruk apapun tentang kejadian-kejadian."

Darel Anak Hilang di Subang Sempat Bolak-balik Ambil Biskuit

Khairudin lalu bercerita bagaimana kronologi hilangnya sang putra kesayangan. Ketika itu, Darel sempat mondar-mandir ke dalam rumah untuk mengambil biskuit kue lebaran.

Khairudin juga sempat melihat bagaimana Darel bermain di halaman rumah.

"Anak saya masuk nih dari luar, minta biskuit, ambil satu lari keluar. Lalu masuk lagi, dan saya nasehati jangan lari-larian, nanti ngejedak. Dia lalu keluar lagi," kata dia.

Darel lantas masuk kembali dan meminta biskuit untuk ketiga kalinya. Permintaan terakhirnya, diingat betul Khairudin.

"Dia minta biskuitnya dua, sambil menunjukkan jari tangannya."

Halaman

ADVERTISEMENT

Reporter: Rendra Saputra
Editor: Rendra Saputra
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT