Sungai Cileungsi-Kali Bekasi Tercemar Limbah, Ribuan Ikan Mati Mendadak 

Jumat, 7 April 2023 16:32 WIB

Share
Foto: Sungai Cileungsi-Kali Bekasi, Bogor Tercemar Limbah Ribuan Ikan Mati Mendadak. (Dok. KP2C)
Foto: Sungai Cileungsi-Kali Bekasi, Bogor Tercemar Limbah Ribuan Ikan Mati Mendadak. (Dok. KP2C)

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Diduga tercemar berat oleh limbah B3, ribuan ikan di sepanjang sungai Cileungsi hingga Bekasi mati mendadak fenomena ini ditandai dengan mengambanganya ribuan ikan sungai tersebut ke muka air.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), Puarman mengatakan, fenomena matinya ribuan ikan ini terjadi selama Kamis dan Jum'at, 6-7 April 2023. "Berdasarkan laporan masyarakat KP2C, pencemaran limbah terjadi dari hulu hingga hilir sungai," kata Puarman melalui keterangannya, Jum'at (7/3/2023).

Puarman menjelaskan, matinya ribuan ikan tersebut, menunjukkan tingkat kepekatan pencemaran yang demikian tinggi. 

Puarman pun menerangkan, bahwa kondisi air sungai Cileungsi di sekitar Jembatan Leuwikaret, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor dalam kondisi air normal dan tidak ditemukan ikan mati.

"Namun di Jembatan yang terletak di Desa Tlajung Udik, masyarakat menemukan banyaknya ikan mati di aliran sungai tersebut dan di hari Jumat, tidak lagi ditemukan ikan mati," terangnya.

Sedangkan di Jembatan Cikuda, Desa Wanaherang, kata Puarman, pada Rabu (5/4) sekira pukul 23.00 WIB terpantau kualitas air sungai dalam kondisi normal. 

"Tidak ditemukan ikan mati. Namun, pada Kamis, pukul 02.00 dini hari ditemukan banyak ikan mabok dan mati," sambungnya.  Memasuki area Curug Parigi, Kelurahan Cikiwul, Bantar Gebang, Kota Bekasi, pada Kamis dan Jum'at(6-7/4) ditemukan ikan mati dalam jumlah luar biasa.

"Sementara di Perum Bumi Mutiara Blok Ji, Kab. Bogor, pada Kamis, pukul 11.00 WIB ditemukan banyak ikan mati. Hari berikutnya pukul 10.00 juga demikian. Ikan banyak yang mati dan mengambang," tegas Puarman. 

Menurut laporan warga, di Jembatan Vila Nusa Indah - Bantar Gebang, pada Kamis dan Jum'at sore terlihat banyak ikan yang mati.

Fenomena banyaknya ikan mati dalam waktu singkat tersebut, sambung Puarman, diduga akibat limbah B3 yang telah mencemari sungai Cileungsi. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar