JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pengamat energi Ahmad Kurtubi mengaku sangat kasihan dengan kondisi Pertamina sekarang, terlebih pasca kebakaran di Depo Plumpang.
Kata Kurtubi, peristiwa kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, merupakan petaka terbesar di bidang perminyakan Tanah Air sejak beberapa tahun terakhir.
Dia miris, kasus baik di kilang minyak atau depo minyak, seolah terus terjadi berulang kali. Maka itu, dibutuhkan evaluasi menyeluruh agar di kemudian hari tak terulang.
"Di Balikpapan, yang di dekat Cirebon, sudah terlalu sering. Kejadian ini semestinya sudah bisa diambil pelajaran oleh Pertamina. Tapi ini bolak-balik di situ saja penyebabnya. Mestinya, Pertamina itu belajar dari pengalaman," kata Kurtubi dalam program Breaking News, dikutip di saluran Youtube, Minggu (5/3/2023).
Pertamina Dinilai Makin Tak Bertaji
Lebih lanjut, Kurtubi mengaku kasihan dengan Pertamina saat ini. Sebab statusnya sudah berbeda, karena Pertamina sekarang cuma berstatus PT Persero biasa yang dibuat dengan akta notaris, bukan perusahaan negara yang diberi amanah untuk mengelola migas Nasional.
"Jadi Pertamina yang sekarang bukan perusahaan yang dibentuk atas UU, cuma dibentuk oleh akta notaris, dan juga bukan lagi pemegang kuasa pertambangan," katanya.
Tak heran kalau pengelolaannya menjadi seolah tak profesional. Ini terlihat dari terulangnya masalah sama, dari satu kejadian dengan kejadian lain.
"Pengelolaannya enggak profesional. Masa berulang-ulang kecelakaan yang sama, terjadi lagi, terjadi lagi. Dan yang memberi keterangan di TV kok bukan Dirutnya, bukan direksinya, sampai sebegitunya saya perhatikan lho," kata Kurtubi.
"Saya bertanya, kenapa Dirut dan direksi pada ngumpet, sembunyi. Padahal harus bisa ambil manfaatnya. Ke depan enggak boleh begini, dan jangan perlakukan Pertamina seperti ini," katanya.
Harus Ada Evaluasi Menyeluruh
Masalah perawatan turut menjadi perhatian Kurtubi pada performa Pertamina saat ini.
Seharusnya para pimpinan dan direksi disarankan selalu turun ke lapangan melakukan pengecekan, mendata, dan mengontrol fasilitas-fasilitas yang terkait dengan keselamatan migas.