Penerbit Dikecam Menyensor Karya Gegara Merevisi Buku Klasik

Sabtu, 4 Maret 2023 21:00 WIB

Share
Kue dengan hiasan buku anak karya Roald Dahl
Kue dengan hiasan buku anak karya Roald Dahl "Matilda" di acara Cake and Bake di London Inggris pada 3 Oktober 2015.

The Roald Dahl Story Company yang mengontrol hak atas buku-buku itu mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Puffin Books dalam meninjau ulang teks buku tersebut.

Tindakan ini guna memastikan agar cerita dan karakter Roald Dahl yang luar biasa dapat terus dinikmati semua anak saat ini.

Roald Dahl meninggal tahun 1990 pada usia 74 tahun. Buku-buku karyanya telah terjual lebih dari 300 juta kopi, diterjemahkan ke dalam 68 bahasa, dan masih terus dibaca anak-anak di seluruh dunia hingga kini.

Dia adalah tokoh kontroversial dengan pernyataan-pernyataan anti Yahudi yang disampaikannya sepanjang hidupnya.

Keluarga Roald Dahl pada 2020 pernah menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan-pernyataannya dulu. Namun para penggemar buku Roald Dahl menikmati gaya bahasanya yang kadang-kadang kelam terlepas dari hal tersebut.

Salman Rushdie Ikut Mengecam

Penulis pemenang penghargaan Booker Prize, Salman Rushdie, termasuk di antara mereka yang bereaksi marah ketika melihat penulisan ulang buku-buku Roald Dahl.

Salman Rushdie hidup dalam persembunyian selama bertahun-tahun pasca Ayatollah Ruhollah Khomeini di Iran pada 1989 mengeluarkan fatwa yang menyerukan kematiannya. Fatwa dikeluarkan karena Salman Rushdie menulis buku “The Satanic Verses” (Ayat-Ayat Setan).

Dia diserang seseorang dan terluka parah di sebuah acara di New York pada 2022 lalu.

“Roald Dahl bukan malaikat, tetapi penyensoran karyanya ini absurd,” cuit Salman Rushdie di Twitter. “Puffin Books dan Dahl estate seharusnya merasa malu,” tambahnya.  

Halaman
Reporter: Ignatius Dwiana
Editor: Ignatius Dwiana
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar