Ayo Mudik Lebaran, tapi Jangan 'Ngoyo'

Jumat 03 Mar 2023, 08:42 WIB

Oleh: Tri H, wartawan Poskota

MUDIK Lebaran sudah jadi tradisi bagi masyarakat di tanah air.  Bahkan masyarakat rela berkorban untuk bisa mudik, agar dapat bertemu dengar orang tua dan sanak keluarga.

Mudik menjadi semacam budaya atau tradisi di nusantara yang dilakukan hampir setiap tahunnya.

Mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, jadi puncak mudik terjadi ketika perayaan hari raya Idulfitri.

Masyarakat rela belasan jam bermacet-macet ria di jalan (jika gunakan mobil pribadi atau bus umum) agar bisa pulang ke kampung halaman.

Bahkan masyarakat juga rela jauh-jauh hari pesan tiket mudik.

Nah yang jadi masalah, banyak masyarakat yang 'ngoyo' mudik di tengah kemampuan ekonomi yang kurang mendukung.

Jangan memaksakan diri, terlebih amit-amit jika sampai mencuri atau utang sama pinjol.

Yang ada, bukannya mudik ke kampung, tapi malah dipenjara.

Atau mirisnya lagi di uber-uber penagih utang, gara-gara telat bayar cicilan pinjol, pusing deh.

Untuk masyarakat yang biasa mudik naik transportasi umum, kereta menjadi pilihan utama.


News Update