Bangun Ketahanan Pangan, PT Padi Sehat Indonesia Gandeng TNI dan NU Sejahterakan Petani

Senin 12 Des 2022, 23:43 WIB
KSAD Dudung Abdurachman dan Dirut PT Padi Sehat Indonesia, Abdullah Aria Junaidi (ketiga dari kanan), saat konferensi pers panen raya di Desa Kalangsurya Kecamatan Rengasdengklok Karawang, Senin (12/12/2022). (Foto: Dok. PT Padi Indonesia).

KSAD Dudung Abdurachman dan Dirut PT Padi Sehat Indonesia, Abdullah Aria Junaidi (ketiga dari kanan), saat konferensi pers panen raya di Desa Kalangsurya Kecamatan Rengasdengklok Karawang, Senin (12/12/2022). (Foto: Dok. PT Padi Indonesia).

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersama PT Padi Sehat Indonesia (PSI) melakukan panen raya padi kualitas unggul di Desa Kalangsurya Kecamatan Rengasdengklok Karawang, Senin (12/12/2022).

Direktur Utama PT PSI, Abdullah Aria Junaidi, mengatakan kerja sama perusahaannya dengan TNI AD berupaya mendongkrak ketahanan pangan lewat sektor pertanian daerah serta meningkatkan kesejahteraan para petani.

"Suatu kehormatan bagi PT PSI bekerja sama dengan Pak Dudung. PT PSI kan cita-citanya sama dengan TNI untuk membantu rakyat, membantu mendongkrak kesejahteraan para petani. Keterlibatan TNI ini membawa dampak besar pada sektor pertanian. Tidak hanya masalah peningkatan produksi beras, tetapi motivasi kuat yang kini diteladani petani," kata Abdullah kepada wartawan, Senin (12/12/2022).

Abdullah mengatakan PT PSI memiliki dua misi utama dalam membangun jejaring dengan petani padi di Indonesia.

 

Pertama, berupaya meningkatkan kesejahteraan para petani dengan memberikan pendapatan berkali-lipat. Kedua, melibatkan santri pesantren, pelajar SMU, dan SMK untuk ikut bekerja bersama para petani. 

"Di mana akan kami berikan upah kepada mereka," kata Abdullah.

"Selain memberi upah kepada petani, kita juga akan membagikan hasil panen ke depannya yang melimpah," imbuhnya.

Ia menjamin petani tak perlu mengeluarkan uang sepeser pun dalam menggarap lahan padi PT PSI. Perusahaannya juga menerapkan sistem gaji harian dengan tetap mengikuti standar upah yang ditentukan pemerintah.

"Jadi petani tidak akan mengeluarkan uang sepeser pun, karena sudah ditanggung perusahaan. Kalau petani ikut kita kerja juga mendapat upah harian, sebesar upah pemerintah (UMR)," kata Abdulah.

Adapun benih padi yang digunakan PT PSI menggunakan bibit unggul bernama AR 600 dan AR 1000. Kedua varietas bibit ini, menurut Abdullah, sudah melalui riset dan uji coba selama bertahun-tahun sehingga mampu menghasilkan padi dengan volume melimpah.

"Varietas ini merupakan hasil kawin silang, yang dinamai AR600 dan AR1000," katanya.


Berita Terkait


News Update