ADVERTISEMENT

Kementerian KKP Siap Kawal Pangan Bermutu dan Berkualitas di Ibu Kota Nusantara

Jumat, 9 Desember 2022 18:01 WIB

Share
Kepala BKIPM Pamuji Lestari saat  memimpin Apel Siaga Pemantauan Kesiapan Stakeholders Perikanan di titik nol  IKN( ist). 
Kepala BKIPM Pamuji Lestari saat  memimpin Apel Siaga Pemantauan Kesiapan Stakeholders Perikanan di titik nol  IKN( ist). 

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan kesiapannya dalam mengawal pangan bermutu dan berkualitas di Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Melalui Badan Karantina Ikan, pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), KKP menyadari konsumen dari yang dulu hanya fokus pada volume dan jenis ikan, saat ini  memiliki perhatian lebih kepada mutu dan keamanan.

Sehingga pasar dunia telah memiliki dan bahkan memberlakukan standar–standar. 

"Jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan menjadi suatu keniscayaan. Dan ini yang akan kami jaga di IKN nantinya," kata Kepala BKIPM, Pamuji Lestari usai memimpin Apel Siaga Pemantauan Kesiapan Stakeholders Perikanan Di Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (9/12/2022).

Dalam kesempatan ini, Tari menyebutkan bahwa BKIPM akan terus menunjukkan keterpaduan, sinkronisasi dan koordinasi terkait pencegahan masuk dan tersebarnya hama penyakit ikan karantina (HPIK). 

Selain itu, pengendalian mutu produk perikanan turut dilakukan melalui layanan sertifikasi secara terpadu sebagai Penjaminan Kualitas Produk Perikanan (Quality Assurance) dalam rangka meningkatkan akses pasar produk perikanan.

"Penting bagi kita untuk menjaga IKN dari HPIK dan cara yang kami lakukan ialah dengan melaksanakan quality assurance secara konsisten," ujar Tari.

Usai melakukan apel, Tari kemudian melakukan sosialisasi kebijakan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan (SJMKHP) di Balikpapan.

 Menurutnya, sebagai salah satu net eksportir produk perikanan dan memiliki produk yang telah diterima 171 negara di dunia, Indonesia harus terus melaksanakan SJMKHP. 

Dikatakannya, salah satu kunci keberhasilan  diterimanya produk kelautan dan perikanan Indonesia adalah adanya harmonisasi SJMKHP dengan negara tujuan ekspor. 

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT