Tagih Janji PT KAI, Puluhan Warga Geruduk Stasiun Kereta Bandara

Selasa, 6 Desember 2022 10:57 WIB

Share
Aksi Massa di Stasiun Kereta Api Bandara Soetta. (Iqbal)
Aksi Massa di Stasiun Kereta Api Bandara Soetta. (Iqbal)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID  - Menagih janji, puluhan orang warga berunjuk rasa di depan Stasiun Kereta Api Bandara - Batuceper, Kota Tangerang. Mereka mengaku dijanjikan oleh pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) diangkat sebagai pekerja.

Beberapa orang yang dahulunya menjadi warga terdampak imbas pembangunan rel kereta bandara ini sedianya telah dijanjikan akan dipekerjakan oleh PT KAI.

"Menuntut hak kami terkait adanya pembebasan. Dalam hal ini, ada kurang-lebih sekitar 300 orang yang belum direkrut atau dipekerjakan," ujar Sukatno salah satu warga Selasa (6/12/2022).

Menurutnya, PT KAI telah menjanjikan para warga disaat proses pembebasan lahan pemukiman yang akan dibangun jalur kereta Bandara Soekarno-Hatta dari Stasiun Batuceper hingga ke Bandara Soekarno-Hatta sepanjang 12 km.

"Ada pada waktu sosialisasi ke masyarakat selalu mengatakan bahwa pemilik bidang akan dipermudah bisa bergabung bekerja di PT KAI. Nah, kami protes, jadi ada yang belum dipanggil ada juga yang belum diberi kesempatan," ungkapnya.

"Aspirasi hari ini adalah kami menyampaikan tuntutan ke pihak Direktur Utama PT KAI, supaya ditanggapi atau terdapat realisasi agar dapat keadilan," sambungnya.

Sukatno mengaku sebelumnya memang terdapat warga yang sudah diterima bekerja di PT KAI. Namun, kata dia, masih ada yang belum dipekerjakan. Dan juga, pihaknya telah menyurati PT KAI namun tidak mendapatkan respon.

"Tuntutannya ya supaya bisa dipekerjakan. Semua itu sekitar 800 orang, nah kemudian yang terekrut 500 an. Masih ada 300 lagi," jelasnya.

Pantauan di lokasi, para warga membawa poster hingga spanduk yang bertuliskan tuntutan yang berlangsung di lobi utara. Para warga sempat ditemui oleh pihak KAI yakni Syarifudin dan melakukan percakapan. Namun, saat diwawancarai media dirinya enggak merespon.

"Tadi ketemu sama pihak KAI di Stasiun Ceper, sifatnya dia hanya mendengar memberi saran kita diarahkan ke cikini," pungkas Sukatno. (Muhammad Iqbal)

Reporter: Muhammad Iqbal
Editor: Tri Haryanti
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar