Mengagetkan, Pemkot Tangsel Nyatakan Stok Vaksin Covid-19 Hampir Kosong, Kemenkes Sebut Aman

Minggu, 4 Desember 2022 22:56 WIB

Share
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto/Pixabay)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto/Pixabay)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kunjungan Spesifik Tim Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Vaksin Covid-19 dari DPR mengadakan kunjungan ke Kantor Wali Kota Tangerang Selatan, Kamis (1/12/2022).

Di sana DPR mendapati informasi yang mengagetkan, soalnya ada pernyataan berbeda antara pihak Pemkot Tangsel dengan Kemenkes (Kementerian Kesehatan).

Informasi mengagetkan itu, Pihak Pemkot Tangsel menyatakan stok vaksin Covid-19 di Tangsel hampir kosong, sedangkan Kemekes menjelaskan bahwa stok di wilayah Banten cenderung aman.

Anggota Komisi IX DPR RI Muhammad Rizal meminta Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel), khususnya Dinas Kesehatan, untuk memperbaiki jalur koordinasi dan distribusi vaksin Covid-19 di wilayah Tangsel.

Sebab, menurutnya, terdapat perbedaan informasi, baik dari Kemenkes  maupun dari Pemkot Tangsel. Pemkot Tangsel menyatakan stok vaksin Covid-19 di Tangsel hampir kosong, sedangkan pihak Kemekes menjelaskan bahwa stok di wilayah Banten cenderung aman.

“Mudah-mudahan ini (koordinasi) segera mereka perbaiki. Dengan adanya peninjauan ini kita berharap Tangsel mulai melakukan pembenahan supaya masyarakat yang ada di Tangsel betul-betul sehat apalagi mereka membutuhkan (vaksin)," kata Muhammad Rizal.

"Apakah memang tidak ada keinginan lagi masyarakat untuk melakukan vaksin, sehingga mereka nggak minta lagi? Mereka harus melakukan evaluasi, saya kira,” tambah Rizal.

Anggota Komisi IX DPR itui juga mengungkapkan bahwa dirinya telah ikut memperjuangkan ketersediaan vaksin Covid-19 di wilayah Tangerang Raya dengan langsung menyampaikan permintaan stok vaksin ke Menteri Kesehatan.

Untuk itu, ia berharap adanya perbaikan koordinasi sehingga vaksinasi bisa dilakukan ke masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau memang masyarakat masih membutuhkan harusnya minta, itu yang paling penting. Jadi, sementara vaksinnya tersedia menurut Kemenkes. Mudah-mudahan ada perbaikan-perbaikan (koordinasi) karena kita ngomong minta vaksin ke Menteri Kesehatan. Saya kebetulan punya tanggung jawab di Dapil Banten III, ya saya teriak-teriak terus. Karena kalau tidak kita perjuangkan nggak ditambah-tambah juga nanti,” terang Rizal.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar