Kehadiran Kang Emil Bisa Melengkapi Partai Golkar

Selasa, 29 November 2022 08:24 WIB

Share
Ridwan Kamil dan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (ist)
Ridwan Kamil dan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID -  Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Cecep Hidayat menilai ada relasi saling melengkapi antara Ridwan Kamil alias Kang Emil dan Partai Golkar.

"Jadi sebenarnya relasi antara Kang Emil dan Golkar itu saling melengkapi," tegas Cecep, Selasa (29/11/2022). Kang Wamil sejauh ini masih menjadi Gubernur Jabar.

Menurut Cecep, memang sejauh ini, Kang Emil belum memutuskan keberpihakan dalam partai politik tertentu atau masih non-partai. Namun, pada beberapa kesempatan Kang Emil mengungkapkan akan merapat ke partai politik dan partai yang dipilih adalah partai yang dinilainya paling Pancasilais. 

Selain itu, Golkar juga punya persambungan tradisi kuat di Jabar. Golkar sempat menjadi partai dengan pendukung yang sangat besar di Jabar pada Pemilu 2004. 

"Dari situ sebelumnya dari pernyataan itu ada kecenderungan Kang Emil akan merapat ke Golkar," kata Cecep.

Cecep menerangkan Kang Emil membawa harapan untuk mendapatkan dukungan politik ketika memutuskan untuk bergabung ke Partai Golkar. Dukungan itu bisa berupa posisi cawapres pada 2024 ataupun nanti pada kontestasi 2029.

"Tentu saja, harapan Kang Emil ke depannya dapat dukungan politik dari Golkar. Bisa jadi untuk cawapres di Pilpres 2024 ataupun nanti di Pilpres 2029," ungkapnya.

Sedangkan Golkar akan mendapat manfaat efek ekor jas dengan masuknya sosok RK ke partai berlambang beringin itu. 

"Dari sisi Golkar, masuknya Kang Emil berpotensi membawa efek ekor jas karena Emil merupakan tokoh paling populer di Jabar dan politisi yang paling populer dalam menggunakan media sosial," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku sudah melihat keindahan hubungan Ridwan Kamil dan partai berlambang pohon beringin. 

Halaman
Reporter: Rizal Siregar
Editor: Winoto
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar