Acara Bersama Relawan Dinilai Bentuk Kepanikan Jokowi, Relawan Sebelah: Anies Tak Perlu Ditakuti, Dia Berpikir untuk Bangsa

Selasa, 29 November 2022 15:18 WIB

Share
Jokowi saat menghadiri acara relawannya di GBK, Sabtu (26/11/2022). (Foto: Ist).
Jokowi saat menghadiri acara relawannya di GBK, Sabtu (26/11/2022). (Foto: Ist).

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ketua Relawan Bala Anies, Sismono Laode, menyindir Presiden Jokowi dan relawannya yang menggelar pertemuan akbar di Gelora Bung Karno, Sabtu pekan kemarin. Menurutnya, kegiatan itu merupakan bentuk kepanikan Jokowi terhadap kehadiran Anies sebagai capres.

Ia lantas meninggikan sosok Anies sebagai orang yang benar-benar murni memiliki pendukung yang datang berdasarkan hati nurani. 

"Soal Anies blusukan, seperti yang dikatakan Rocky Gerung, ini memang murni dari masyarakat. Antusiasmenya juga luar biasa dari masyarakat. Dan memang itu murni hati nurani, tergerakkan, karena Anies betul-betul diyakini bisa menjadi sosok pengganti Jokowi," kata Laode kepada wartawan, Selasa (29/11/2022).

Laode mengatakan, apabila Jokowi panik dengan kepolaran Anies Baswedan yang terus merangkak naik, maka seharusnya mereka bertarung secara sehat dengan mengadu gagasan dan ide membangun bangsa ini, bukan justru mengumpulkan relawan dan mengadakan kegiatan yang tak ada gunanya, namun berbiaya tinggi.

 

 

Laode mengatakan, ketimbang kumpul-kumpul dan menghamburkan duit, anggaran itu akan lebih baik jika disumbangkan buat para pengungsi korban gempa Cianjur, Jawa Barat yang saat ini justru belum tersentuh bantuan pemerintah. 

"Sebaiknya uang-uang itu diberikan ke Cianjur atau bencana-bencana lain," ujarnya.

Dia juga menyoroti soal isu sampah yang menjadi perbincangan masyarakat. "Soal sampah inij juga mendapat kecaman publik. Harusnya ke depan, teman-teman relawan harus memikirkan itu."

"Anies itu nggak perlu ditakuti, dia kan sosok yang punya pemikiran untuk bangsa, ngapain ditakuti. Dia ini harapan bagi bangsa kita. Jakarta sudah menjadi satu bukti yang luar biasa perubahannya," kata dia.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar