Ombudsman Periksa 13 Provinsi yang Miliki Kasus Gagal Ginjal Akut Paling Tinggi

Minggu, 27 November 2022 12:45 WIB

Share
Pimpinan Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng. (foto: poskota/bilal)
Pimpinan Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng. (foto: poskota/bilal)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Ombudsman RI gencar melakukan pemeriksaan terhadap 13 provinsi yang memiliki kasus gagal ginjal akut paling tinggi di Indonesia.

Pemeriksaan yang dilakukan menyangkut pengawasan obat dan pelayanan kesehatan pada pasien. Terlebih sudah ada ratusan anak yang meninggal dunia akibat kasus gagal ginjal akut.

Pimpinan Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng mengatakan, kasus gagal ginjal akut telah menjadi atensi publik. 

Maka diperlukan pemeriksaan agar pemerintah benar dalam melakukan pelayanan dan menjamin keamanan masyarakat.

"Kejadiannya harus tetap ditangani, semua masyarakat punya hak untuk pelayanan publik," katanya, Minggu 27 November 2022.

Ia menerangkan, ada 13 provinsi yang diperiksa Ombudsman. Daerah tersebut memiliki kasus gagal ginjal akut yang tinggi.

"Ada 13 provinsi, Aceh, Sumut, Sumbar, Banten, Jabar, Bali, NTT, Sulsel, Jateng. Kalau kita lihat data ini daerah laporan tertinggi," terangnya.

Sejauh ini, Ombudsman juga memepertanyakan data yang tidak melaporkan kepada dinas atau rumah sakit. 

Menurutnya masih ada kemungkinan kasus gagal ginjal akut yang tidak terlaporlan lantaran tak dirawat di rumah sakit rujukan.

"Meskipun angka yang muncul yang ditangani RS, angka penanganan. Apakah benar hanya angka segitu, mungkin banyak kejadian tapi tidak ditangani di RS, tidak dlaporkan ke pemerintah," paparnya.

Halaman
Editor: Cahyono
Contributor: Bilal Hardiansyah
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar