Buntut Dugaan Suap Tambang ke Jenderal, Ismail Bolong Kini Diburu Polda kaltim dan Mabes Polri

Sabtu, 26 November 2022 12:40 WIB

Share
Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Keberadaan Ismail Bolong, mantan anggota Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, kini tengah diburu aparat dari Polda Kaltim dan Mabes Polri.

Hal itu disampaikan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo saat ditanya wartawan soal perkembangan kasus dugaan suap tambang ilegal yang diungkap Ismail sebelumnya. , Sabtu (26/11/2022.

Sebelumnya Mantan polisi itu  mengungkap ada aliran dana tambang ilegal ke pejabat Bareskrim Polri dan Polda Kaltim.

Selain proses pencarian, lanjutnya, kepolisian juga sudah melayangkan surat panggilan kepada Ismail terkait pengakuannya tersebut.

"Tentunya proses pencarian kan itu strategi dari kepolisian ada, panggilan ada juga," katanya.

Kapolri menegaskan pihaknya akan mengungkap kasus dugaan suap tambang ilegal itu dengan meminta keterangan dari Ismail lebih dahulu. Dia menegaskan harus ada alat bukti yang ditemukan dulu ketika menelusuri dugaan pidana.

Ismail Bolong sebelumnya membuat geger usai mengungkapkan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mendapat aliran uang dari tambang ilegal. Pernyataan itu terekam dalam sebuah video dan viral.

Dalam video yang viral itu, Ismail mengaku menyerahkan uang Rp6 miliar kepada Agus atas bisnis tambang ilegal di wilayah Desa Santan Hulu, Kecamatan Marang Kayu, Kutai Kartanegara, Kaltim. Ismail kemudian meralat pernyataannya tersebut.

Namun kemudian Ismail membantah pernyataan awalnya, sambil mengatakan pernyataan itu dilakukan karena ada intimidasi.(tri)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar